Ntvnews.id, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya pada Kamis (22/1/2026). Berdasarkan prakiraan, hujan diperkirakan turun sejak pagi hingga malam hari di hampir seluruh wilayah Ibu Kota.
BMKG menyampaikan, sejak pukul 06.10 WIB sejumlah wilayah Jakarta berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai kilat, petir, serta angin kencang.
"Pukul 06.10 WIB masih berpotensi terjadi hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pukul 06.20 WIB," demikian keterangan BMKG.
Sejumlah kawasan di Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur masuk dalam wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan. Potensi hujan sedang hingga lebat ini diperkirakan berlangsung hingga sekitar pukul 09.00 WIB.
"Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 09.00 WIB," lanjut BMKG.
Selain peringatan dini, BMKG juga merilis prakiraan cuaca harian melalui akun Instagram resminya. Berdasarkan prakiraan tersebut, hujan diprediksi turun secara merata di seluruh wilayah Jakarta sepanjang hari, dengan intensitas ringan pada pagi hingga siang, dan meningkat menjadi hujan sedang pada sore hari sekitar pukul 16.00 WIB.
Baca Juga: Bungkam Union Saint-Gilloise, Bayern Muenchen Pastikan Satu Tiket Babak 16 Besar
Wilayah Jakarta Barat, Pusat, Selatan, Timur, dan Utara diprakirakan mengalami pola cuaca yang relatif serupa, yakni hujan ringan sejak pagi hingga siang hari, kemudian hujan sedang pada sore hari, dan kembali hujan ringan pada malam hari. Sementara itu, Kepulauan Seribu diperkirakan diguyur hujan ringan sepanjang hari.
BMKG juga menyebut potensi hujan tidak hanya terjadi di Jakarta, tetapi meluas ke wilayah penyangga Jabodetabek. Sejumlah daerah di Kabupaten dan Kota Bogor, Bekasi, Depok, Kabupaten Tangerang, hingga Kota Tangerang Selatan diperkirakan turut diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan genangan, kemacetan, serta gangguan aktivitas akibat cuaca basah. BMKG mengingatkan warga untuk terus memantau informasi cuaca terbaru dan menyesuaikan aktivitas harian dengan kondisi cuaca yang berkembang.
Ilustrasi hujan (ANTARA)