Istana: Thomas Djiwandono Masuk Bursa Calon Deputi Gubernur BI

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Jan 2026, 16:28
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan penjelasan terkait isu Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono yang disebut-sebut masuk dalam daftar calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).

Prasetyo menuturkan, informasi tersebut muncul menyusul pengunduran diri salah satu Deputi Gubernur BI, Juda Agung. Dalam perkembangan yang beredar, Juda Agung disebut akan mengisi posisi Wakil Menteri Keuangan yang saat ini dijabat Thomas. Meski demikian, Prasetyo enggan memaparkan lebih jauh mengenai detail kabar tersebut.

“Itu bermula dari adanya surat pengunduran diri dari salah satu Deputi Gubernur Bank Indonesia. Kemudian sesuai dengan ketentuan peraturan harus dilakukan proses mengisi jabatan yang ditinggalkan,” kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin, 19 Januari 2026.

Baca Juga: Tiba di London, Prabowo Bangkitkan Semangat Pelajar Perantauan

Ia melanjutkan, Presiden RI telah mengirimkan Surat Presiden (Surpres) kepada DPR RI guna menindaklanjuti proses uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test. Dalam Surpres tersebut, terdapat sedikitnya tiga nama yang diajukan, meskipun belum dirinci satu per satu.

Prasetyo pun membenarkan bahwa Thomas Djiwandono termasuk dalam daftar nama yang diusulkan.

"Ada beberapa nama dan yang salah satu nama diusulkan memang pak Wamenkeu Pak Tommy,” kata Prasetyo.

x|close