Ntvnews.id, Jakarta - Seorang balita berusia tiga tahun berinisial AC mengalami luka di bagian dagu setelah terjatuh dari balkon lantai dua rumah kontrakan di kawasan Rawa Bunga, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.
"Anak korban yang tiga tahun ini luka di dagu. Sudah kami jahit, sudah kami berikan pelayanan kesehatan," kata Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Timur Kompol Sri Yatmini di Mapolres Metro Jakarta Timur, Rabu, 7 Januari 2026.
Peristiwa tersebut sempat membuat warga sekitar panik dan bergerak cepat memberikan pertolongan pertama sebelum korban dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat.
Sri membenarkan adanya luka pada korban yang berada di bagian dagu sehingga harus mendapatkan penanganan medis.
"Lukanya bagian dagu. Saya juga sudah berkoordinasi dengan Puskesmas setempat untuk dilakukan kontrol lebih lanjut," ujar Sri.
Baca Juga: Kronologi Balita Lompat dari Balkon Rumah di Jakarta Timur
Ketua RT 08/RW 06 Rawa Bunga Firmansyah (50) menceritakan kronologi kejadian. Menurut dia, balita tersebut sempat berada di lantai dua rumah sebelum akhirnya terjatuh.
"Kronologinya anak itu naik ke atas, lalu kepeleset jatuh terus tengkurap miring," kata Firmansyah saat ditemui di tempat kejadian perkara di Jalan Swadaya IV, Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu, 7 Januari 2026.
Warga yang melihat kejadian tersebut segera melapor kepada Firmansyah, yang kemudian langsung menuju lokasi dan membawa korban ke klinik untuk mendapatkan pertolongan pertama.
"Warga teriak ke saya, ‘Pak RT, Pak RT ada yang jatuh, saya cek, lalu saya langsung bawa ke klinik untuk pertolongan pertama," ujar Firmansyah.
Sesampainya di klinik, petugas medis menyarankan agar luka di dagu korban dijahit. Namun tindakan tersebut harus menunggu persetujuan orang tua korban.
"Mau dijahit, tapi harus ada orang tuanya. Saya kan tidak ada wewenang, karena harus tanda tangan. Jadi saya bilang dibersihkan dulu untuk pertolongan pertama," katanya.
Baca Juga: Balita di Rawa Bunga Terjatuh dari Lantai 2 Saat Ibu Menjemput Kakaknya
Tak lama kemudian, ibu korban datang ke klinik dan memberikan persetujuan sehingga proses penjahitan luka dapat dilakukan. Selanjutnya, korban dirujuk ke Rumah Sakit Premier Jatinegara, Jakarta, untuk penanganan lanjutan.
Firmansyah juga menambahkan, warga sempat membuka pintu rumah karena khawatir masih ada anak lain di dalam.
"Warga karena cemas, bukalah jendela sama pintu. Itu memang tidak dikunci. Terus dicek, yang paling kecil ada di dalam," katanya.
Peristiwa tersebut viral di media sosial dan menyita perhatian publik. Kejadian itu berlangsung pada Selasa, 6 Januari 2026, sekitar pukul 16.00 WIB.
Awalnya, polisi menerima informasi dari unggahan di media sosial Facebook yang memperlihatkan seorang anak kecil terjatuh dari lantai dua rumah.
Baca Juga: Wali Kota Medan Pastikan Balita Korban Peluru Nyasar Dirawat Optimal
Petugas kemudian menelusuri lokasi kejadian dan memastikan tempat kejadian perkara berada di wilayah Rawa Bunga, Jatinegara. Akses menuju lokasi yang sempit sempat menyulitkan petugas, namun proses pencarian terbantu oleh tokoh masyarakat, pengurus RT, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta aparat kelurahan.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati rumah dalam kondisi terkunci dari luar. Di dalam rumah terdapat tiga anak, masing-masing berusia tujuh tahun, tiga tahun, dan dua tahun.
Sebelum kejadian, ibu korban disebut sempat terlibat pertengkaran dengan teman dekatnya yang tinggal satu rumah. Peristiwa tersebut diduga disaksikan langsung oleh anak-anaknya.
(Sumber: Antara)
Tempat kejadian perkara balita inisial AC (3) jatuh dari balkon rumah berlantai dua di Jalan Swadaya IV Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa, 6 Januari 2026 sore. (ANTARA/Siti Nurhaliza) (Antara)