Ntvnews.id, Jakarta - Mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD angkat bicara terkait meninggalnya sopir ojek online (ojol), Affan Kurniawan, yang terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat pengamanan demonstrasi di Jakarta. Melalui akun Instagram resminya, Mahfud menekankan pentingnya melihat peristiwa ini dengan kepala dingin.
"Mereka yang demo dan marah-marah tak bisa disalahkan dan ditindak secara represif karena mereka menyampaikan aspirasi dalam penegakan keadilan," kata Mahfud.
Namun, Mahfud juga menyinggung posisi sulit aparat di lapangan. Ia menilai, tindakan yang berujung pada insiden nahas tersebut bisa terjadi karena situasi penuh tekanan.
"Personel aparat berbarakuda di lapangan yang kemudian menabrak pendemo juga harus dikasihani. Mereka itu mungkin panik karena terjepit. Jika tidak tegas disalahkan oleh atasan, tetapi jika terlalu tegas berhadapan dengan massa," ucapnya.
Bagi Mahfud, semua pihak perlu menahan diri dan tidak terburu-buru menyalahkan satu sama lain. Ia menekankan perlunya sikap tenang agar masalah bisa dilihat dengan jernih.
"Sabar dan jernih dalam melihat peristiwa," ujar Mahfud.
Lebih jauh, Mahfud mengingatkan bahwa akar persoalan bukan berada pada rakyat maupun aparat lapangan, melainkan pada praktik korupsi yang dilakukan pejabat.
"Yang salah adalah pejabat-pejabat korup yang memainkan politik dan ekonomi yang serakahnomics. Itu biang utamanya. Jangan benturkan aparat lapangan dengan rakyat yang menuntut dan menggunakan hak konstitusionalnya," tegasnya.
Di tengah situasi yang penuh ketegangan, Mahfud juga menyampaikan pesan sederhana untuk menjaga kesehatan fisik maupun mental.
"Kendorkan saraf, kencangkan urat, sehatkan badan. Setegang dan secemas apa pun membaca situasi jangan lupa berolahraga. Akal yang sehat ada di tubuh yang sehat. Tadi pagi berolahraga di Lapangan Banteng, bertemu banyak kawan lama dari TNI dan POLRI. Berdiskusi ringan dengan banyak profesional. Bisa berfoto dengan emak-emak. Bisa saling sapa dengan penjual kerak telor dan penjual bunga-bunga," sebutnya.