Sidang Kabinet Paripurna 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Dibuka dengan Paparan Capaian

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 21 Okt 2026, 15:51
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memaparkan sejumlah hasil kerja selama dua tahun pertama masa pemerintahan. Capaian yang ditampilkan meliputi swasembada pangan, realisasi investasi Rp3.923 triliun, hingga berbagai program sosial yang telah menjangkau jutaan masyarakat.

Berbagai capaian tersebut ditayangkan melalui sebuah video dalam Sidang Kabinet Paripurna yang berlangsung di Halaman Tengah Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 21 Oktober 2026.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengawali pemutaran video setelah menyampaikan bahwa seluruh anggota Kabinet Merah Putih bersama sejumlah pejabat terkait telah hadir dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Selanjutnya atas izin Bapak Presiden, kami izin tayangkan cuplikan hasil nyata dua tahun pertama pemerintahan,” ujar Teddy saat membuka sidang kabinet.

Video tersebut memperlihatkan sejumlah program prioritas pemerintah yang mencakup bidang pangan, pendidikan, kesehatan, perumahan, pembangunan infrastruktur, energi, serta investasi dan hilirisasi industri. Pemerintahan Prabowo-Gibran sendiri genap berusia dua tahun pada 20 Oktober 2026.

Di bidang pangan, pemerintah menyampaikan telah mencapai swasembada untuk delapan komoditas pangan. Cadangan pangan nasional juga dilaporkan mencapai 5,2 juta ton, yang diklaim sebagai angka tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

Sementara itu, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) disebut telah menjangkau 62 juta penerima manfaat. Program tersebut menjadi salah satu agenda unggulan pemerintah dalam meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat.

Baca Juga: Buka Musrenbang HAM 2026, Natalius Pigai Tegaskan Pembangunan Harus Dirasakan Masyarakat

Dari sisi perekonomian, realisasi investasi selama dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran tercatat sebesar Rp3.923 triliun. Investasi tersebut diklaim telah menyerap tenaga kerja sebanyak 5.485.944 orang.

Pemerintah juga melanjutkan program hilirisasi industri melalui peletakan batu pertama 26 proyek. Salah satu proyek yang disorot dalam tayangan tersebut adalah pengembangan industri baterai kendaraan listrik yang disebut sebagai proyek terbesar di Asia Tenggara.

Di sektor pendidikan, pemerintah memaparkan sejumlah program, termasuk pengoperasian 265 Sekolah Rakyat dan kembalinya 43.000 anak jalanan ke bangku pendidikan.

Selain itu, sebanyak 30.000 sekolah diklaim telah direnovasi. Pemerintah juga mendistribusikan 288.180 unit layar interaktif ke sekolah-sekolah serta meningkatkan insentif guru honorer sebesar 30%.

Pada bidang kesehatan, Program Cek Kesehatan Gratis dilaporkan telah memberikan 108 juta layanan kepada masyarakat. Pemerintah turut menyampaikan pembangunan 22 rumah sakit baru untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan.

Di sektor perumahan, pemerintah mengklaim telah menyelesaikan perbaikan 400.000 rumah. Adapun pembangunan 100 Kampung Nelayan Merah Putih turut ditampilkan sebagai bagian dari upaya pengembangan kawasan pesisir dan peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan.

Pemerintah juga memaparkan pembangunan infrastruktur yang mencakup lebih dari 9.000 kilometer jaringan irigasi, 3.500 jembatan, serta 2.228 kilometer jalan melalui program Instruksi Presiden (Inpres).

Selain itu, sebanyak 3.000 titik sumur bor baru disebut telah dibangun untuk mendukung pemenuhan kebutuhan air masyarakat.

Di bidang energi, pemerintah menyoroti pengembangan bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar B50 sebagai salah satu langkah menuju kemandirian energi nasional. Pembangunan Kampung Haji juga masuk dalam daftar program yang ditampilkan, khususnya untuk mendukung peningkatan pelayanan bagi jemaah Indonesia.

Pemerintah Klaim Selamatkan Aset Negara Rp54,8 Triliun

Selain pembangunan dan program sosial, pemerintah turut memaparkan capaian dalam pengelolaan aset serta penataan badan usaha milik negara (BUMN).

Dalam video yang ditayangkan, pemerintah mengklaim berhasil menyelamatkan kekayaan negara senilai lebih dari Rp54,8 triliun. Selain itu, pelunasan utang obligasi yang berkaitan dengan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) disebut mencapai Rp218,3 triliun.

Pemerintah juga menyampaikan penutupan 290 BUMN yang diklaim berpotensi menghasilkan penghematan anggaran sekitar Rp50 triliun setiap tahun.

Meski demikian, materi yang disampaikan Sekretariat Kabinet belum menjelaskan secara terperinci periode penghitungan, metode yang digunakan, maupun komponen pembentuk masing-masing angka tersebut. Penjelasan lebih lanjut diperlukan untuk menilai dampak dan kontribusi capaian itu terhadap kondisi fiskal serta perekonomian nasional.

Dalam keterangan tertulisnya, Teddy menyampaikan bahwa dua tahun pertama pemerintahan merupakan bagian dari perjalanan pengabdian yang masih terus berlanjut untuk memberikan manfaat bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

“Dua tahun pertama telah dilalui, kerja nyata dan pengabdian terus berlanjut untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” kata Teddy.

x|close