Serangan di Saudi, Kemenhaj Imbau Jamaah Umrah Hindari Lokasi Rawan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Okt 2026, 10:33
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Asap tebal naik di dekat Bandara Internasional King Khalid di timur laut Riyadh, Arab Saudi Asap tebal naik di dekat Bandara Internasional King Khalid di timur laut Riyadh, Arab Saudi (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) meminta warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Arab Saudi, termasuk jamaah umrah, untuk menjauhi lokasi rawan menyusul perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.

Juru Bicara Kemenhaj Ichsan Marsha mengimbau masyarakat agar tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti informasi dari sumber resmi. WNI juga diminta mengurangi aktivitas yang tidak mendesak, khususnya di wilayah yang terdampak situasi keamanan.

“Kami mengimbau WNI di Arab Saudi, termasuk jamaah umrah, untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan. Hindari lokasi rawan, patuhi aturan yang berlaku, serta ikuti arahan otoritas setempat. Keselamatan harus menjadi prioritas,” ujar Ichsan saat dikonfirmasi dari Jakarta, Senin, 12 Oktober 2026.

Ichsan juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi, terlebih menyebarkan kabar yang dapat memicu keresahan.

Kemenhaj meminta masyarakat untuk menjadikan informasi resmi sebagai acuan dalam menentukan aktivitas maupun perjalanan selama berada di Arab Saudi.

Baca Juga: KBRI Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban Serangan Bandara di Riyadh

Bagi jamaah umrah yang masih berada di Arab Saudi, Kemenhaj mengimbau mereka untuk terus berkoordinasi dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), memantau informasi perjalanan, serta mematuhi arahan keselamatan dari otoritas setempat.

Penyelenggara perjalanan umrah juga diharapkan memastikan kondisi jamaah tetap terpantau dan menyampaikan informasi penting secara berkala.

Sementara itu, jamaah yang belum berangkat ke Arab Saudi diminta terus mengikuti perkembangan situasi dan memantau pengumuman resmi terkait perjalanan mereka.

Jamaah juga diimbau berkoordinasi dengan PPIU untuk memastikan jadwal, status penerbangan, dan kesiapan keberangkatan. Keputusan perjalanan sebaiknya tidak didasarkan pada informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

“Kami meminta jamaah yang belum berangkat untuk terus berkoordinasi dengan penyelenggara perjalanan dan memastikan informasi keberangkatan melalui sumber resmi. Ikuti arahan pemerintah dan jangan ragu meminta penjelasan kepada penyelenggara apabila ada perubahan jadwal atau ketentuan perjalanan,” kata Ichsan.

Baca Juga: Rentetan Serangan Houthi ke Riyadh, 12 Orang Tewas dan Ratusan Terluka

Kemenhaj menegaskan bahwa kewaspadaan dan kepatuhan terhadap aturan menjadi hal penting di tengah perkembangan situasi keamanan tersebut. Seluruh WNI, khususnya jamaah umrah, diminta memprioritaskan keselamatan, menjauhi lokasi yang berpotensi membahayakan, serta mengikuti arahan otoritas setempat.

(Sumber: Antara)

x|close