Tragis! Bocah 4 Tahun Tenggelam di Sungai Pangkalpinang saat Hendak Mengambil Bendera

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Okt 2026, 10:03
thumbnail-author
Beno Junianto
Penulis & Editor
Bagikan
Ilustrasi Garis Polisi Ilustrasi Garis Polisi (ANTARA)

Ntvnews.id, Jakarta - Peristiwa memilukan terjadi di Sungai Jembatan 12, Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung. Seorang anak perempuan berusia empat tahun berinisial KE meninggal dunia setelah tenggelam saat berusaha mengambil sebuah bendera yang berada di tengah sungai, Minggu (11/10/2026).

Kejadian ini bermula ketika KE bermain di tepi sungai bersama temannya, AK, sekitar pukul 10.35 WIB. Saat melihat sebuah bendera di tengah sungai, korban diduga tertarik untuk mengambilnya dan berenang menjauh dari tepian.

Namun, situasi berubah menjadi darurat ketika KE mengalami kesulitan berenang. Temannya sempat memperingatkan agar korban segera kembali ke tepi sungai. Sayangnya, KE justru berteriak meminta pertolongan karena kesulitan menyelamatkan diri.

Melihat kondisi tersebut, AK bergegas berlari menuju permukiman warga untuk meminta bantuan.

Informasi diunggah akun bangka belitung info.

Warga Sempat Melakukan Pencarian

Setelah mengetahui kejadian itu, warga bersama keluarga korban berupaya mencari KE di sekitar sungai. Pencarian kemudian dilaporkan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Pangkalpinang agar penanganan dapat dilakukan oleh tim penyelamat.

Menerima laporan tersebut, tim SAR gabungan segera bergerak menuju lokasi kejadian. Personel melakukan penyisiran di sekitar titik korban dilaporkan tenggelam untuk mencari keberadaan anak tersebut.

Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, antara lain Basarnas, BPBD, petugas pemadam kebakaran (Damkar), Tagana, kepolisian, serta masyarakat setempat.

Keterlibatan berbagai unsur ini menjadi bagian dari upaya pencarian dan penanganan kejadian darurat di kawasan sungai tersebut.

Berdasarkan informasi yang tersedia, KE dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam. Namun, waktu penemuan korban, proses evakuasi, serta keterangan resmi mengenai hasil akhir operasi SAR belum dijelaskan secara terperinci dalam materi yang diterima.

Jadi Pengingat Bahaya Bermain di Sekitar Sungai

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi orang tua dan masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di dekat sungai, saluran air, kolam, maupun perairan terbuka lainnya.

Arus yang tidak terlihat kuat sekalipun, kedalaman yang berubah, serta keterbatasan kemampuan berenang dapat menimbulkan risiko serius bagi anak-anak. Karena itu, anak sebaiknya tidak bermain atau masuk ke sungai tanpa pendampingan orang dewasa.

Jika melihat seseorang tenggelam, segera minta bantuan warga dan hubungi petugas penyelamat. Hindari langsung terjun ke air tanpa kemampuan dan perlengkapan yang memadai karena tindakan tersebut dapat membahayakan penolong maupun korban.

Kejadian tragis di Sungai Jembatan 12 ini menjadi pengingat bahwa pengawasan dan kewaspadaan di sekitar perairan sangat penting untuk mencegah kecelakaan serupa terulang kembali.

Baca Juga:  Remaja Tenggelam di Sungai Ciliwung Bidaracina Akhirnya Ditemukan

x|close