Viral Pria Ngaku Polisi dan BNN, DPR Minta Kapolri Turun Tangan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Okt 2026, 08:33
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdullah Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdullah (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Viral di media sosial pria yang disebut mengaku sebagai anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) dan polres di Garut, Jawa Barat. Aksi pelaku diduga merupakan modus penipuan.

Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, meminta Kapolri turun tangan menindaklanjuti informasi tersebut.

"Saya minta Kapolri menindak tegas pelaku penipuan yang mengatasnamakan anggota Polri. Selain merugikan masyarakat, kejahatan ini juga bisa menggerus kepercayaan publik terhadap Polri," ujar Abdullah, Senin, 12 Oktober 2026.

Ia meminta dugaan penipuan tersebut harus ditelusuri lebih jauh, termasuk kemungkinan adanya jaringan yang bekerja secara terorganisasi. Abdullah menilai, informasi mengenai modus operandi dan pengakuan masyarakat perlu menjadi bahan bagi aparat untuk mendalami cara pelaku menentukan sasaran dan memperoleh data calon korban.

"Jangan sampai nama dan kewenangan polisi justru dimanfaatkan untuk menakut-nakuti masyarakat," kata dia.

Ia meminta Polri lebih proaktif dalam mencegah masyarakat menjadi korban polisi gadungan, antara lain dengan memberikan edukasi tentang prosedur resmi kepolisian dalam menangani perkara hukum dan hak masyarakat saat berhadapan dengan petugas.

Langkah tersebut sejalan dengan konsep yang diusung Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto yakni "Polisi bersama Masyarakat." Abdullah menyarankan agar Polri menjalin kerja sama dengan tokoh masyarakat serta organisasi kemasyarakatan guna menyosialisasikan tata cara penanganan perkara sesuai peraturan yang berlaku.

"Polri perlu turun langsung memberikan edukasi kepada masyarakat, bisa melalui tokoh masyarakat maupun organisasi kemasyarakatan. Masyarakat perlu tahu bagaimana prosedur polisi ketika menangani perkara hukum, sehingga tidak mudah takut atau tertipu oleh orang yang hanya mengaku sebagai anggota Polri," tandasnya.

x|close