Fuad Bawazier soal Gibran Mencalonkan Lagi di Pilpres 2029: Geblek! Kecuali Ambil Paket C

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Okt 2026, 13:22
thumbnail-author
Ninuk Cucu Suwanti
Penulis & Editor
Bagikan
Politikus Senior Fuad Bawazier Politikus Senior Fuad Bawazier

Ntvnews.id, Jakarta - Politikus Senior Fuad Bawazier mengatakan bahwa Gibran Rakabuming Raka tidak bisa lagi maju mencalonkan diri sebagai Wakil Presiden pada Pemilu Presiden (2029).

Hal tersebut disampaikan Fuad Bawazier dalam Program Suara Nusantara dengan tema “MK, Gibran, Batas Konstitusi” yang tayang pada Rabu, (7/10/2026) di Nusantara TV.

“Untuk 2029, dia tidak bisa mencalonkan lagi, sudah jelas itu dia tidak bisa mencalonkan lagi, kalau mencalonkan lagi geblek itu namanya,” kata Fuad Bawazier.

Kecuali, sambung Fuad, Gibran mau menempuh kejar paket C untuk mendapatkan ijazah SMA.

Wapres Gibran Tidak Punya Etiket, Kalau Nggak Mundur Malu Bro

“Karena keputusannya sudah seperti itu, jadi sampai 2029 dia sudah nggak bisa nyaleg, kecuali dia bisa aja kan, sekarang ngambil paket C, kalau ngambil paket C, berarti dia punya ijazah untuk nyalonin 2029. Kalau dia nggak ada (ijazah) paket C-nya yang nggak bisa,” kata Fuad Bawazier.

Dalam keterangannya, Fuad Bawazier juga mengomentari perihal wacana putusan MK yang menyatakan tidak menemukan bukti meyakinkan atau dokumen penyetaraan yang menunjukkan Gibran memiliki ijazah lulus Pendidikan setara SMA.

Menurut Fuad, kelanjutan dari putusan MK terkait ijazah Gibran dapat dilanjutkan melalui DPR. Sebab dalam upaya impeachment, posisi MK berada di tengah-tengah.

Kuasa Hukum Tunjukkan Sertifikat Gibran Setara dengan Lulusan SMA

“Jadi putusan ini kembali kepada lembaga DPR, DPR kan lembaga politik, apakah DPR itu akan menggunakan kesempatan ini atau tidak, itu lah nanti, tinggal DPR mau ada marwahnya atau segala macam, itu nanti masyarakat menilai,” ucap Fuad.

Dapatkan pernyataan Fuad Bawazier lebih lengkap di YouTube Nusantara TV pada Program Suara Nusantara dengan tema “MK, Gibran, Batas Konstitusi”.

x|close