Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meresmikan Gerakan PANsar Murah Nasional pada Malam Puncak HUT ke-28 PAN di JICC, Jakarta, Jumat malam. Program ini sudah berjalan di seluruh DPW dan DPD PAN se-Indonesia dan akan terus dilanjutkan.
Malam puncak dihadiri para ketum parpol, sejumlah menteri Kabinet, dan tamu kenegaraan lainnya.
"Kami memahami PANsar Murah tidak mudah untuk menyelesaikan seluruh persoalan harga pangan. Tapi ketika ibu-ibu bisa pulang membawa beras dan minyak goreng dengan uang yang tersisa di tangan, hari itu menjadi sedikit lebih ringan buat keluarganya. Ini kado kami untuk rakyat. PAN mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto karena arah kebijakannya berpihak kepada rakyat kecil," ujar Zulkifli Hasan.
Warga bisa tebus murah kebutuhan pokok (beras, minyak goreng, telur, gula) dengan harga 50 sampai 60% lebih murah. Selisih harga dibayar PAN, distribusi pakai sistem kupon dan registrasi, menjangkau sampai kabupaten/kota, tidak hanya kota besar.
PANsar Murah sudah dimulai sejak Agustus di 5 provinsi, jadi bagian rangkaian HUT ke-28 PAN bareng PANggung Rakyat Merdeka, Nikah Massal PAN, PANen Cuan PANtang Menyerah, pelatihan kerja bersertifikat, dan perayaan anak yatim piatu.
Peresmian ini pas momen harga sembako naik akibat kemarau ekstrem dan gejolak geopolitik, kenaikan yang langsung terasa buat pekerja harian, pedagang kecil, dan buruh.
Baca Juga: Gandeng POLRI, PT Pegadaian (Persero) Perkuat Sinergi Pengamanan dan Pemanfaatan Produk
Selain PANsar Murah, ada Lapor PAN, kanal aduan lewat IG @lapor.pan, WA call center, dan situs resmi. Semua laporan ditindaklanjuti, dan dananya berasal dari potongan gaji anggota DPR RI Fraksi PAN.
Contoh nyata, Abah Jaya, pedagang cilor di Jatinegara yang gerobaknya sudah tak layak dan malam hari tidur di jalan. Ketua Fraksi PAN DPR RI Putri Zulkifli Hasan bersama Surya Utama turun langsung menemuinya. Abah Jaya kini dapat gerobak baru dan bantuan sewa kontrakan.
Malam puncak juga jadi momen doa bersama untuk korban gempa NTT, karhutla, dan erupsi gunung api.
"Malam ini kita berkumpul, besok pagi kita kembali bekerja. Usia dua puluh delapan tahun tidak ada artinya kalau rakyat tidak merasakan kehadiran kita," tutup Zulhas.
Zulkifli Hasan Prabowo Subianto di Puncak HUT PAN (Istimewa)