Remaja Pelaku Penembakan Sekolah Thailand Disebut Sering Tonton Konten Kekerasan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Agu 2026, 06:45
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Penembakan di Sekolah Thailand Tewaskan 7 Orang. Penembakan di Sekolah Thailand Tewaskan 7 Orang. (Reuters)

Ntvnews.id, Bangkok - Remaja berusia 14 tahun yang menjadi pelaku penembakan mematikan di sebuah sekolah Thailand diketahui pernah mengakses video yang menampilkan kekerasan di media sosial. Ia juga dilaporkan pernah membawa pistol jenis BB ke lingkungan sekolah.

Dilansir dari Reuters, Senin, 10 Agustus 2026, aparat menyebut remaja tersebut terlebih dahulu menembak kakek dan neneknya menggunakan senjata milik sang kakek di kediaman mereka yang berada di sebelah utara Bangkok pada Jumat.

Setelah kejadian tersebut, pelaku kemudian mendatangi sekolah menengah tempatnya belajar dan melakukan penembakan yang menewaskan sejumlah orang. Aksi tersebut berakhir ketika pelaku mengakhiri hidupnya.

Seorang siswi berusia 12 tahun yang mengalami luka akibat penembakan tersebut akhirnya meninggal dunia pada Sabtu. Sebelumnya, lima orang guru dan staf sekolah dilaporkan tewas dalam insiden pada Jumat.

Untuk mengungkap latar belakang dan motif penembakan, penyidik telah meminta keterangan dari 17 saksi. Aparat juga memeriksa perangkat elektronik milik remaja tersebut, termasuk komputer dan ponselnya.

"Kami memeriksa PC miliknya dan menemukan riwayat bahwa ia menonton video kekerasan di media sosial," kata Wakil komandan polisi untuk wilayah sekitar ibu kota, Atthapol Anusit.

"Dari keterangan anak-anak lain, kami mengetahui bahwa ia pernah membawa pistol BB ke sekolah tahun lalu, namun disita oleh seorang guru," sambungnya.

Baca Juga: Penembakan Sekolah Thailand Tewaskan 3 Murid dan 3 Guru, Pelaku Bunuh Diri

Atthapol mengatakan keterangan para saksi menunjukkan bahwa remaja tersebut telah memiliki ketertarikan terhadap senjata api selama kurang lebih satu hingga dua tahun terakhir.

Menurutnya, remaja tersebut diduga mempelajari cara menggunakan senjata melalui berbagai konten yang ditontonnya di media sosial.

"Berdasarkan keterangan saksi, pelaku sudah mulai menunjukkan minat untuk mempelajari penggunaan senjata api sejak beberapa waktu lalu, yakni sekitar satu hingga dua tahun," ujar Atthapol Anusit.

Meski demikian, Atthapol menegaskan sejauh ini belum ditemukan bukti bahwa remaja tersebut pernah mengikuti latihan menembak secara langsung.

Remaja itu diketahui telah tinggal bersama kakek dan neneknya sejak berumur dua tahun. Kondisi tersebut terjadi setelah kedua orang tuanya berpisah.

Penembakan di Sekolah Thailand Tewaskan 7 Orang. <b>(Reuters)</b> Penembakan di Sekolah Thailand Tewaskan 7 Orang. (Reuters)

Selain senjata api dan sejumlah selongsong peluru, polisi juga menemukan sebuah pisau di dalam tas milik remaja tersebut. Barang bukti lainnya yang diamankan dari lokasi kejadian berupa sebuah komputer pribadi (PC).

Ayah pelaku sebelumnya menyampaikan permintaan maaf "kepada masyarakat atas perbuatan anak saya" pada Jumat, berdasarkan laporan media lokal.

Di sisi lain, Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul menyebut remaja tersebut diduga mengalami tekanan yang berkaitan dengan sekolah.

Anutin juga mengatakan nenek pelaku yang meninggal dalam insiden tersebut merupakan mantan guru dan dikenal "cukup keras mendidiknya soal belajar".

TERKINI

Bocah 10 Tahun Tewas Terjerat Tali Ayunan

Viral Senin, 10 Agu 2026 | 06:42 WIB

Zelensky Sebut 50 Ribu Tentara Korea Utara Bakal Dikirim ke Rusia

Luar Negeri Senin, 10 Agu 2026 | 06:25 WIB

Ngeri, 2 Pesawat Nyarsi Tabrakan

Luar Negeri Senin, 10 Agu 2026 | 06:15 WIB

VIDEO: Kebakaran Hantam 3 Gudang di Kosambi

Metro Senin, 10 Agu 2026 | 05:36 WIB

Gara-gara Truk Sampah Mundur, Pemotor Tewas

Viral Senin, 10 Agu 2026 | 05:29 WIB
Load More

HIGHLIGHT

x|close