Ntvnews.id, Jakarta - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan polisi yang sebelumnya dilayangkan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea. Keputusan tersebut diambil setelah kedua belah pihak mencapai kesepakatan damai melalui proses mediasi.
Ketua Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum PWI Pusat Anrico Pasaribu mengatakan pencabutan laporan telah dilakukan pada Selasa malam, 28 Juli 2026, sebagai tindak lanjut dari perdamaian yang telah disepakati.
"Malam ini kami telah melakukan pencabutan laporan terhadap Bapak Hotman Paris Hutapea. PWI telah melakukan suatu perdamaian," kata Anrico Pasaribu di Jakarta.
Anrico menjelaskan, kesepakatan damai itu tercapai dalam pertemuan antara Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir dan Hotman Paris pada Selasa pagi. Pertemuan tersebut difasilitasi oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.
Dalam mediasi itu, kata Anrico, Hotman Paris menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada PWI. Permintaan maaf tersebut diterima oleh organisasi wartawan itu sehingga perkara diputuskan diselesaikan melalui mekanisme keadilan restoratif atau restorative justice.
"PWI menganggap bisa menerima permintaan maaf itu secara tulus. Dan secara hukum, kami melakukan pencabutan sesuai dengan mekanisme hukum bahwa ada restorative justice," ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Sufmi Dasco Ahmad yang telah mempertemukan kedua belah pihak sehingga persoalan dapat diselesaikan secara kekeluargaan. Menurutnya, langkah tersebut diharapkan mampu menjaga hubungan baik sekaligus memastikan perlindungan terhadap insan pers tetap berjalan.
Terkait proses hukum selanjutnya, Anrico mengatakan pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada penyidik kepolisian untuk menindaklanjuti administrasi pencabutan laporan tersebut.
"Kalau ini delik aduan, tentunya kalau terjadi perdamaian, si pelapor mencabut. Setelah itu mereka akan melakukan satu gelar atau apa pun, ya kita serahkan kepada penyidik," ujarnya.
Dengan dicabutnya laporan tersebut, PWI Pusat menilai persoalan hukum antara organisasi dan Hotman Paris telah berakhir.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mempertemukan Hotman Paris Hutapea dengan Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir dalam sebuah pertemuan di Jakarta sebagai upaya menjaga persatuan.
Momen itu dibagikan Dasco melalui akun Instagram resminya pada Selasa siang. Dalam unggahan tersebut, Dasco, Hotman, dan Munir tampak duduk semeja di sebuah rumah makan sambil berjabat tangan.
"Persatuan Indonesia. Silaturahmi bersama Ketua Umum PWI @munir.akhmad dan @hotmanparisofficial hari ini," tulis keterangan foto yang diunggah di akun Instagram @sufmi_dasco.
Akhmad Munir juga membenarkan adanya pertemuan tersebut. Menurut dia, dirinya bersama Hotman memenuhi undangan Dasco untuk mengedepankan semangat persatuan di tengah polemik yang sebelumnya terjadi antara Hotman Paris dan kalangan wartawan.
(Sumber: Antara)
Ketua Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum PWI Pusat Anrico Pasaribu (tengah)i di Polda Metro Jaya, Selasa, 28 Juli 2026. (Antara)