Pemerintah Masih Cek Lahan buat Universitas Republik Indonesia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Jul 2026, 16:39
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Mensesneg Prasetyo Hadi memberi keterangan pers di ruang media, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026. Mensesneg Prasetyo Hadi memberi keterangan pers di ruang media, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan, pemerintah masih mengecek lahan yang akan dijadikan lokasi pembangunan Universitas Republik Indonesia (URI).

"Ditunggu pembangunannya, masih dicek lahannya," ujar Prasetyo di Gedung DPR, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2026.

Sebelumnya, Prasetyo mengatakan URI disiapkan untuk mencetak calon pemimpin bangsa dengan mengadopsi model lembaga pendidikan kepemimpinan yang diterapkan di sejumlah negara.

Dia menuturkan, berbagai negara di dunia memiliki lembaga pendidikan khusus yang bertugas mempersiapkan calon-calon pemimpin untuk mengisi jabatan strategis di pemerintahan.

Prasetyo mencontohkan Prancis memiliki École nationale d'administration (ENA), yang kini telah berubah menjadi Institut National du Service Public (INSP), sebagai lembaga pendidikan bagi calon pejabat pemerintahan.

"Semua pejabat pemerintahan, semua pejabat BUMN, bahkan pejabat gubernur, bupati itu harus masuk atau pernah mengikuti pendidikan itu," kata dia di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026.

Dengan model serupa, pemerintah berharap para calon pemimpin di Indonesia memiliki kemampuan teknis sekaligus wawasan kebangsaan yang kuat.

Presiden Prabowo Subianto sendiri telah melantik Marsekal TNI (Purn.) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur URI di Istana Negara, Jakarta.

x|close