CKG Sekolah Ungkap Masalah Kesehatan Siswa, Gigi Berlubang hingga Obesitas Jadi Temuan Terbanyak

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Jul 2026, 18:39
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menko PMK Pratikno (kanan) dan Deputi III Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Bakom RI Kurnia Ramadhana dalam konferensi pers di Kantor Bakom RI, Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026. Menko PMK Pratikno (kanan) dan Deputi III Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Bakom RI Kurnia Ramadhana dalam konferensi pers di Kantor Bakom RI, Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI mengungkapkan hasil pelaksanaan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di sekolah yang menemukan sejumlah persoalan kesehatan pada peserta didik. Temuan terbanyak meliputi masalah gigi berlubang, anemia, tekanan darah tinggi, hingga obesitas.

Deputi III Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Bakom RI Kurnia Ramadhana menyampaikan bahwa program CKG sekolah telah berjalan sejak 4 Agustus 2025 dan menyasar anak-anak usia 7 hingga 17 tahun.

Dalam periode 1 Januari hingga 14 Juli 2026, sebanyak 8.824.185 siswa telah mengikuti pemeriksaan kesehatan tersebut.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan periode 1 Januari hingga 14 Juli 2026, ada lima masalah kesehatan para peserta didik yang paling sering ditemukan. Pertama, 40,8 persen siswa mengalami gigi berlubang," katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026.

Baca JugaCKG Sekolah Ungkap Persoalan Kesehatan Terbesar Siswa, Jadi Modal Bangun SDM Unggul

Selain gigi berlubang, hasil pemeriksaan juga menunjukkan 27,3 persen remaja putri mengalami anemia. Sementara itu, sebanyak 27,7 persen siswa ditemukan mengalami peningkatan tekanan darah atau hipertensi.

Masalah kesehatan lain yang turut ditemukan yakni 6,9 persen siswa mengalami impaksi telinga dan 6,7 persen mengalami obesitas.

Kurnia menjelaskan pemerintah menargetkan pelaksanaan CKG tahun ini dapat menjangkau 50.255.073 siswa dari 303.263 sekolah.

Target tersebut mencakup 184.714 siswa sekolah dasar (SD), 68.109 siswa sekolah menengah pertama (SMP), 43.032 siswa sekolah menengah atas (SMA), 4.048 siswa pesantren, serta 3.360 siswa sekolah luar biasa (SLB).

Baca JugaInfografik: Kemenkes Catat 4,8 Juta Anak Ikuti CKG Sekolah, Masalah Gigi Jadi Temuan Terbanyak

Layanan dalam program CKG sekolah mencakup berbagai pemeriksaan kesehatan, mulai dari tingkat aktivitas fisik, anemia pada remaja putri, pemeriksaan mata, telinga, gigi, hingga kondisi kesehatan jiwa.

Program tersebut bertujuan mendeteksi gangguan kesehatan sejak dini, meningkatkan pemahaman mengenai pola hidup sehat, serta mendukung konsentrasi dan prestasi belajar siswa.

"Jika kemudian ditemukan indikasi penyakit, orang tua bisa mendapatkan rujukan ke fasilitas kesehatan lanjutan dengan lebih cepat,” demikian Kurnia Ramadhana.

(Sumber: Antara)

 

x|close