JPO Tendean Ditabrak Truk, Pramono: Pasti Sopir Teledor

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Jul 2026, 13:27
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Pramono Anung Pramono Anung (Ntvnews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan bahwa kerusakan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, disebabkan oleh kelalaian sopir truk yang mengangkut alat berat dengan tinggi muatan melebihi kapasitas. 

Menurut Pramono, truk pengangkut alat berat itu menabrak bagian bawah JPO karena muatannya melebihi kapasitas tinggi kendaraan yang diperbolehkan melintas.

"Berkaitan dengan kerusakan JPO di Tendean, yang memang betul-betul pasti ini karena keteledoran dari pengemudi yang membawa alat berat yang melebihi kapasitas tingginya, sehingga menyebabkan kemacetan yang luar biasa," kata Pramono di Ancol, Jakarta Utara, Selasa, 14 Juli 2026.

Menindaklanjuti insiden tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta langsung mengerahkan sejumlah instansi untuk mempercepat proses penanganan dan memulihkan arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Pramono mengaku telah menginstruksikan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar segera melakukan langkah-langkah penanganan sehingga kemacetan tidak semakin meluas.

Proses Evakuasi JPO Tendean yang rungkad karena ditabrak truk <b>(NTVNews)</b> Proses Evakuasi JPO Tendean yang rungkad karena ditabrak truk (NTVNews)

"Saya sudah meminta kepada Dinas Perhubungan, kemudian OPD terkait untuk membantu membuka kelancaran lalu lintas yang ada di JPO Tendean tersebut," ujarnya.

Sementara itu, proses evakuasi JPO Tendean tengah dilakukan. Petugas fokus mengangkat rangka baja jembatan yang mengalami kerusakan berat akibat benturan truk pengangkut alat berat pada dini hari.

Pantauan di lokasi menunjukkan sedikitnya tiga unit crane berkapasitas besar dikerahkan untuk menopang sekaligus mengangkat konstruksi jembatan yang ringsek. Crane tersebut diposisikan tepat di bawah titik benturan guna memudahkan proses pembongkaran.

Truk yang sebelumnya tersangkut di bawah JPO juga telah berhasil dievakuasi dari lokasi. Setelah kendaraan dipindahkan, petugas melanjutkan pekerjaan dengan memotong bagian rangka besi jembatan yang rusak menggunakan peralatan khusus.

Sejumlah petugas terlihat bekerja di area konstruksi untuk mengamankan struktur JPO. Beberapa petugas bahkan memanjat rangka jembatan guna memasang tali sling baja pada titik-titik utama sebelum proses pengangkatan dilakukan menggunakan crane.

x|close