Austria hingga Kirgizstan Terpilih Jadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB Periode 2027-2028

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Jun 2026, 11:52
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Foto ini menunjukkan sesi Majelis Umum untuk memilih anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB, di markas besar PBB di New York, pada 3 Juni 2026. (Eskinder Debebe/Foto PBB/Handout via Xinhua) Foto ini menunjukkan sesi Majelis Umum untuk memilih anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB, di markas besar PBB di New York, pada 3 Juni 2026. (Eskinder Debebe/Foto PBB/Handout via Xinhua) (Antara)

Ntvnews.id, PBB - Lima negara, yakni Austria, Kirgizstan, Portugal, Trinidad dan Tobago, dan Zimbabwe, resmi terpilih sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk masa jabatan dua tahun yang akan dimulai pada 1 Januari 2027 hingga 31 Desember 2028.

Pemilihan yang berlangsung dalam sidang Majelis Umum PBB pada Rabu, 3 Juni 2026 tersebut mencatat sejarah bagi Kirgizstan yang untuk pertama kalinya berhasil memperoleh kursi di Dewan Keamanan PBB sejak negara itu menjadi anggota organisasi internasional tersebut.

Kelima negara terpilih akan menggantikan anggota tidak tetap yang masa tugasnya berakhir pada penghujung 2026, yaitu Denmark, Yunani, Pakistan, Panama, dan Somalia.

Baca Juga: Israel Putus Hubungan dengan Sekjen PBB Usai Masuk Daftar Hitam

Dalam mekanisme pemilihan anggota tidak tetap DK PBB, setiap kandidat harus memperoleh dukungan sedikitnya dua pertiga negara anggota PBB yang hadir dan memberikan suara. Jika seluruh 193 negara anggota hadir dan memberikan suara, maka diperlukan minimal 129 suara untuk meraih satu kursi. Negara yang memilih abstain tidak dihitung dalam total suara yang diberikan.

Tahun ini terdapat tujuh kandidat yang bersaing memperebutkan lima kursi yang tersedia. Austria, Portugal, Trinidad dan Tobago, serta Zimbabwe berhasil mengamankan kursi mereka pada putaran pertama pemungutan suara.

Sementara itu, persaingan untuk satu kursi tersisa berlangsung lebih ketat. Setelah tiga putaran pemungutan suara tambahan, Kirgizstan akhirnya berhasil mengungguli Filipina dan memastikan tempatnya di Dewan Keamanan.

Saat ini, Dewan Keamanan PBB terdiri atas 15 anggota, termasuk lima anggota tetap yang memiliki hak veto, yakni Amerika Serikat, Rusia, China, Prancis, dan Inggris. Sepuluh kursi lainnya ditempati anggota tidak tetap yang dipilih berdasarkan representasi kawasan geografis dan bergiliran setiap tahun.

Baca Juga: Sekjen PBB Dorong Kehadiran Pasukan Baru di Lebanon

Pada pemilihan kali ini, kursi yang diperebutkan berasal dari kelompok Afrika, Asia-Pasifik, Amerika Latin dan Karibia, serta Eropa Barat dan negara lainnya. Kelompok Eropa Timur tidak mengikuti pemilihan karena kursi kawasan tersebut saat ini ditempati oleh Latvia hingga tahun 2027.

Sebagai salah satu organ paling berpengaruh di PBB, Dewan Keamanan memiliki mandat utama menjaga perdamaian dan keamanan internasional. Lembaga ini berwenang mengeluarkan keputusan yang mengikat secara hukum bagi negara-negara anggota, menjatuhkan sanksi internasional, hingga memberikan otorisasi penggunaan kekuatan militer dalam situasi tertentu.

(Sumber: Antara)

x|close