Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyoroti besarnya kekayaan alam Indonesia yang sejak lama menjadi incaran bangsa asing. Menurutnya, bahkan pada masa sebelum kemerdekaan, kekayaan Nusantara mampu membuat negara penjajah seperti Belanda menikmati kemakmuran selama ratusan tahun.
Prabowo menjelaskan, para pendiri bangsa telah memahami potensi besar yang dimiliki Indonesia. Kesadaran itulah yang kemudian mendorong lahirnya kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 agar kekayaan negara dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat.
"Para pendiri bangsa kita sadar bahwa apa bila pemimpin di Nusantara kita lemah, pemimpin di Nusantar tidak bersatu, maka kekayaan Nusantara akan terus diambil kekuatan di luar Nusantara," ujarnya saat menyampaikan pidato di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.
Baca Juga: Puan: Kehadiran Prabowo Tegaskan RAPBN 2027 Sebesar-besarnya untuk Rakyat
Prabowo juga menilai besarnya kekayaan Indonesia tercermin dari keberhasilan Belanda mencatat produk domestik bruto (PDB) tertinggi di dunia pada periode 1500 hingga 1800 masehi.
Menurutnya, selama sekitar 400 tahun Belanda menikmati limpahan kekayaan berkat penguasaan atas wilayah Nusantara yang kini menjadi Republik Indonesia.
"400 tahun telah memiliki PDB per kapita teringgi, padahal negara dari utara ke selatan mungkin tidak sampai 8 jam naik kendaraan, dari laut ke perbatasan mungkin tidak sampai 4 jam bisa punya pdb tertinggi di dunia," katanya.
"Kenapa? karena mereka menguasai Nusantara kita, mereka menguasai wilayah yang sekarang adalah Republik Indonesia," tegas Prabowo.
Presiden Prabowo Sampaikan Kerangka Ekonomi Makro (Youtube TVR Parlemen)