Spanyol Terima Kapal Pesiar Terkait Kasus Hantavirus di Canary

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Mei 2026, 17:45
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Foto ini, yang diambil pada 21 Mei 2023, menunjukkan logo Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dengan kantor pusat WHO di latar belakangnya di Jenewa, Swiss. ANTARA/Xinhua/Lian Yi Foto ini, yang diambil pada 21 Mei 2023, menunjukkan logo Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dengan kantor pusat WHO di latar belakangnya di Jenewa, Swiss. ANTARA/Xinhua/Lian Yi (Antara)

Ntvnews.id, Madrid - Pemerintah Spanyol menyatakan kesiapannya menerima kapal pesiar MV Hondius yang terkait kasus Hantavirus di wilayah Kepulauan Canary, dengan mengedepankan hukum internasional dan prinsip kemanusiaan.

Dalam pernyataan resminya, dikutip Rabu, 6 Mei 2026, Kementerian Kesehatan Spanyol menyebut keputusan tersebut diambil setelah adanya permintaan dari Organisasi Kesehatan Dunia yang berkoordinasi dengan Uni Eropa. Kapal tersebut saat ini berada di dekat Tanjung Verde, lokasi awal terdeteksinya kasus penularan selama pelayaran.

Evaluasi menyeluruh tengah dilakukan oleh European Centre for Disease Prevention and Control guna menentukan individu yang memerlukan evakuasi segera dari kapal tersebut. Sementara itu, penumpang dan awak lainnya direncanakan tetap melanjutkan perjalanan menuju Kepulauan Canary dalam waktu tiga hingga empat hari ke depan.

Baca Juga: Teror Hantavirus di Kapal Pesiar, Dugaan Varian Andes Picu Penularan Langka

Setibanya di tujuan, seluruh penumpang dan kru akan menjalani pemeriksaan kesehatan ketat serta ditangani melalui fasilitas khusus yang telah disiapkan. Proses ini dirancang untuk mencegah kontak langsung dengan masyarakat setempat, dengan mengacu pada protokol terpadu yang disusun oleh WHO dan ECDC.

Pemerintah Spanyol menyatakan rincian lebih lanjut akan diumumkan setelah rencana operasional final diselesaikan oleh WHO dan ECDC, dengan pembaruan informasi akan disampaikan secara berkala.

Sementara itu, operator kapal asal Belanda, Oceanwide Expeditions, mengonfirmasi bahwa dua awak kapal yang diduga terinfeksi serta satu individu terkait penumpang yang meninggal dunia akan dievakuasi ke Belanda, meski jadwalnya belum ditetapkan.

Baca Juga: WHO Duga Korban Hantavirus Sudah Terinfeksi Sebelum Naik Kapal Pesiar

Pemerintah juga menjelaskan bahwa Tanjung Verde tidak memiliki kapasitas untuk menangani operasi evakuasi tersebut, sehingga Kepulauan Canary dipilih sebagai lokasi terdekat yang memenuhi persyaratan.

Selain itu, Spanyol turut menyetujui permintaan pemerintah Belanda untuk menerima seorang dokter yang dalam kondisi kritis dari kapal tersebut, yang akan dipindahkan menggunakan pesawat medis menuju Kepulauan Canary.

(Sumber: Antara)

x|close