Ntvnews.id
“Di 97 titik sekarang ini sedang dikerjakan pembangunan gedung sekolah rakyat oleh Kementerian Pekerjaan Umum,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat meninjau pembangunan Sekolah Rakyat di Kedung Cowek, Surabaya, Jawa Timur, Minggu, 3 Mei 2026.
Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu menjelaskan bahwa dari total lokasi pembangunan, sebanyak 67 titik ditargetkan rampung sesuai jadwal. Sementara lokasi lainnya tetap akan difungsikan untuk kegiatan belajar mengajar meskipun proses pembangunan belum sepenuhnya selesai.
Ia juga menyebut bahwa setiap gedung permanen Sekolah Rakyat dirancang memiliki kapasitas hingga sekitar 1.000 siswa, mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA. Berbagai fasilitas penunjang telah disiapkan, mulai dari asrama, perpustakaan, laboratorium, Unit Kesehatan Sekolah (UKS), hingga sarana kegiatan ekstrakurikuler.
“Gedung ini nanti bisa menampung 1.000 siswa SD, SMP dan SMA dilengkapi dengan fasilitas perpustakaan, kemudian asrama laboratorium ya, UKS, dan juga fasilitas-fasilitas ekstrakurikuler lainnya,” ujarnya.
Baca Juga: AHY: Sekolah Rakyat Jadi Strategi Putus Rantai Kemiskinan
Gus Ipul menegaskan bahwa Program Sekolah Rakyat merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu, termasuk mereka yang putus sekolah atau berisiko tidak melanjutkan pendidikan. Program ini tidak menggunakan sistem pendaftaran umum, melainkan melalui penjangkauan langsung kepada calon siswa prioritas.
“Sekolah rakyat tidak membuka pendaftaran kita menjangkau,” kata Gus Ipul.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan setiap kabupaten dan kota memiliki setidaknya satu gedung permanen Sekolah Rakyat. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam upaya pengentasan kemiskinan nasional.
Baca Juga: Mensos Tegaskan Lulusan Sekolah Rakyat Harus Siap Kerja atau Lanjut Pendidikan
“Kalau katakanlah ada 500 saja gedung permanen Sekolah Rakyat, maka kapasitasnya sudah lebih dari 500.000 siswa. Ini adalah bagian dari pengentasan kemiskinan,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kota Surabaya dinilai berhasil mempercepat realisasi pembangunan dengan menyediakan lahan yang sesuai untuk pembangunan fasilitas tersebut.
(Sumber: Antara)
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat meninjau perkembangan pembangunan Sekolah Rakyat di daerah Kedung Cowek Surabaya, Jawa Timur, Minggu (3/5/2026). ANTARA/Willi Irawan (Antara)