Ntvnews.id, Jakarta - Seorang gadis bernama Wakif Azizah (20), beralamat di Lorong Tabassi, Jalan Kapten Pierre Tendean, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), dilaporkan hilang.
Kakak Wakif, Khalifah Nur Jannah, mengatakan kronologi kejadian ini bermula pada 12 Juli 2024. Saat itu, ketika bangun tidur pada pagi hari, ia sudah tidak mendapati adiknya berada di dalam kamar.
“Paginya saya bangun, pintu kamar sudah terbuka. Saya kira dia ke warung karena tidak bawa motor. Ternyata sampai malam dia tidak kembali,” ujarnya kepada Kendariinfo melalui pesan WhatsApp, Kamis (30/4/2026).
Ia kemudian memberi tahu keluarganya dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Baruga pada 13 Juli 2024, berdasarkan surat laporan keterangan orang hilang Nomor: B/05/VII/2024/Sultra/Resta Kendari/Sek Baruga.
View this post on Instagram
Setelah itu, ia berinisiatif melakukan pencarian sendiri dengan menghubungi teman-teman adiknya. Dari upaya tersebut, ia memperoleh nomor adik dari pacar Wakif.
“Saya hubungi teman-teman SMP dan SMA-nya, lalu saya diberi nomor adik pacarnya yang ada di Buton Utara (Butur),” ungkapnya.
Saat menghubungi nomor tersebut, ia memperoleh informasi bahwa Wakif berada di Butur. Ia pun meminta agar adiknya segera dipulangkan. Namun anehnya, alih-alih pulang, Wakif justru naik kapal yang menuju Kabupaten Wakatobi.
Dalam kondisi itu, Wakif tidak mau berbicara dengannya. Padahal, menurutnya, sebelumnya tidak ada masalah apa pun di antara mereka.
Informasi diunggah akun kendari info.
Seorang gadis bernama Wakif Azizah (20), beralamat di Lorong Tabassi, Jalan Kapten Pierre Tendean, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), dilaporkan hilang. (kendari info)