Ntvnews.id, Jakarta - Kasus dugaan tindak pelecehan sejenis terhadap 5 orang santri, turut menyeret nama Syekh Ahmad Al Misry alias SAM yang dituding sebagai pelakunya.
Kasus yang sudah dilaporkan ke Bareskrim Polri dan sudah naik ke tahap penyidikan itu, tampaknya terlapor belum juga dimintai keterangan karena diduga kabur ke Mesir.
Melalui unggahan klarifikasinya di Instagram, Syekh Ahmad Al Misry membantah tudingan kabur, dan mengaku mengantar sang ibu berobat dan harus menjalani operasi di Mesir.
"Saya Syekh Ahmad Al Misry berangkat ke Mesir pada tangga 15 Maret 2026, dan saya tiba di Mesir tanggal 16 Maret 2026 karena mendampingi ibunda yang sedang sakit dan menjalani operasi pada tanggal 17 Maret 2026," katanya, 23 April 2026.
Baca Juga: Namanya Terseret Dugaan Pelecehan Sejenis, Ustaz Solmed Beri Klarifikasi
Baca Juga:Respons Ustaz Solmed Soal SAM Diduga Jadi Pelaku Pelecehan Sejenis
Dalam video klarifikasi tersebut, mantan juri hafiz qur'an itu membantah soal tuduhan melakukan pelecehan ke santri sejenis hingga menjual nama agama dan ajaran nabi.
"tuduhan pelecehan kepada santri itu tidak benar adanya, maka mohon teliti karena bukti-bukti yang saya punya sudah saya serahkan kepada kuasa hukum saya untuk menyerahkannya kepada pihak yang berwenang, dan juga ada saksi-saksinya," sambungnya.
Namun yang tak kalah buat netizen gagal fokus yakni, dalam unggahan video klarifikasi di Instagram pribadinya, Syekh Ahmad Al Misry memutuskan untuk menutup dan menghilangkan kolom komentar agar tidak semakin ramai dihujat netizen.
Sejauh ini, pihak pelapor masih menunggu itikad baik dari Syekh Ahmad Al Misry untuk segera pulang dan penuhi panggilan polisi dan kooperatif jika memang merasa tak bersalah.
Syekh Ahmad Al Misry (Instagram)