Ntvnews.id, Jakarta - Kasus dugaan pencemaran nama baik yang melibatkan selebgram Nurul Azizah Rosiade atau yang akrab disapa Azizah Salsha dengan YouTuber kakak beradik, Muhammad Jannah (Bigmo) dan Adimas Firdaus (Resbobb), tampaknya mulai menemukan titik terang menuju jalan damai.
Setelah sempat menolak mediasi dan bersikeras melanjutkan proses hukum pada September 2025 lalu, Azizah Salsha kini memberikan respons positif usai Bigmo mengunggah video permintaan maaf secara terbuka di akun Instagram pribadinya.
Dalam unggahan video yang dibagikan pada Selasa 31 Maret, Bigmo yang kini telah berstatus sebagai tersangka, menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf yang mendalam. Ia mewakili dirinya sendiri dan sang kakak, Resbobb, mengakui bahwa informasi yang mereka sampaikan sebelumnya tidak sesuai dengan fakta.
"Saya Bigmo, dan dalam kesempatan ini, saya atas nama pribadi dan juga atas nama abang saya, ingin menyampaikan permintaan maaf yang setulus-tulusnya kepada Kak Nurul Azizah Rosiade, atau Kak Zize," ujar Bigmo dalam videonya.
Azizah Salsha (Instagram)
Permintaan maaf tersebut juga ditujukan secara khusus kepada ayah Azizah, Andre Rosiade, beserta seluruh keluarga besar. Bigmo menegaskan bahwa tidak ada niatan dari pihaknya untuk merendahkan atau melukai hati keluarga Azizah, serta berharap agar masalah ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan.
Tak butuh waktu lama, unggahan video klarifikasi tersebut langsung mendapat tanggapan dari Azizah Salsha. Berbeda dengan sikap tegasnya beberapa bulan lalu, istri dari pesepak bola Pratama Arhan ini meninggalkan komentar yang menyejukkan di kolom komentar unggahan Bigmo.
Azizah menerima permintaan maaf tersebut dan bahkan ikut menyampaikan permohonan maaf, mengingat momen yang berdekatan dengan bulan suci Ramadan dan Idulfitri.
"Thankuuu bigmoo atas permintaan maaf dan klarifikasi nya. Maaf juga kalau ada salah kata dan ucapan minal aidin ya," tulis Azizah Salsha melalui akun Instagramnya.
Dengan laporan tersebut, putri Andre Rosiade itu berharap jika hal serupa tak akan diulangi lagi oleh Bigmo yang mencoba mencemarkan nama baiknya.
"Semoga ini menjadi pelajaran untuk kita semua dan agar kita bisa lebih bijak lagi dalam ber sosial media dan membuat konten. Sebagai sesama pemilik platform, yuk kita gunakan untuk hal hal yang Ibh positif dan tdk menjatuhkan apa lagi membuat fitnah agar hal seperti ini tidak terulang," sahut Azizah.
Baca Juga: Respons Azizah Salsha Soal Pratama Arhan Sudah Punya Pacar Baru yang Setara
Interaksi positif di media sosial ini memunculkan spekulasi publik bahwa kasus hukum yang menjerat Bigmo dan Resbobb mungkin akan berujung pada keadilan restoratif (restorative justice).
Sebagai informasi, kasus ini bermula pada Agustus 2025 ketika Azizah Salsha melaporkan Bigmo dan Resbobb ke Bareskrim Polri. Laporan tersebut dilayangkan setelah kedua YouTuber itu membuat konten siaran langsung yang menuduh Azizah berselingkuh—sebuah tuduhan yang dibantah keras dan dinilai sebagai hoaks yang merusak reputasi.
Meskipun pada September 2025 pihak Bigmo beserta ibundanya telah datang ke Bareskrim untuk meminta maaf hingga berurai air mata, pihak Azizah saat itu memilih agar proses hukum tetap berjalan demi memberikan efek jera. Buntutnya, penyidik menetapkan Bigmo dan Resbobb sebagai tersangka pada Maret 2026.
Kini, dengan adanya respons saling memaafkan di ruang publik, masyarakat dan para penggemar menantikan keputusan resmi dari pihak kepolisian maupun kuasa hukum Azizah Salsha. Apakah pintu damai benar-benar sudah terbuka lebar hingga pencabutan laporan, atau proses administrasi hukum akan tetap berjalan sesuai prosedur? Publik masih menunggu kabar selanjutnya.
Azizah Salsha