Ntvnews.id, Jakarta - Kaiser Cancer Center resmi beroperasi di Kawasan Ekonomi Khusus Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (KEK ETKI) Banten atau dikenal sebagai D-HUB SEZ, BSD CIty sebagai integrated women-centric cancer clinic yang menghadirkan layanan kanker berstandar global. Melalui pendekatan Integrated Precision Oncology, Kaiser menyediakan one-stop end-to-end oncology care yang mencakup risk assessment, pencegahan, deteksi dini, diagnosis, pengobatan, hingga survivorship dan pendampingan jangka panjang.
Kaiser didukung oleh Multidisciplinary Team (MDT), precision medicine, teknologi medis terdepan, dan akses terhadap ahli onkologi internasional. Kaiser juga menjadi penyedia layanan kesehatan pertama di Indonesia yang menggunakan platform e-health Siemens Healthineers. Dukungan tersebut memungkinkan Kaiser menghadirkan diagnosis yang lebih cepat, perencanaan terapi yang lebih tepat, serta pengalaman layanan kanker yang terintegrasi dan berpusat pada kebutuhan setiap pasien.
Kehadiran Kaiser menjawab kebutuhan akan pelayanan kanker perempuan yang lebih terintegrasi dan personal di tengah tingginya kasus kanker payudara dan kanker serviks di Indonesia. Berdasarkan data BPJS Kesehatan, kasus kanker payudara mengalami peningkatan signifikan hingga ratusan ribu kasus sepanjang periode 2021 hingga 2025. Jumlah kasus meningkat sekitar 860 ribu kasus. Jumlah ini naik dari 1.080.031 kasus pada 2021 menjadi 1.941.410 kasus pada 2025. Kondisi tersebut menegaskan pentingnya layanan kanker terintegrasi berstandar internasional yang tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga memperkuat pencegahan, deteksi dini, diagnosis yang lebih cepat, serta penyusunan terapi yang terintegrasi dan personal.
Adithia Kwee, Founder dan Managing Director Kaiser Cancer Center, mengatakan, “Sejalan dengan agenda transformasi kesehatan yang didorong oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kaiser Cancer Center hadir untuk mendukung penguatan kapasitas layanan kanker nasional, mulai dari pencegahan dan deteksi dini hingga diagnosis, pengobatan, dan pendampingan pasien. Melalui layanan kanker yang terintegrasi, berstandar global, dan didukung teknologi medis terdepan, kami ingin memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan onkologi berkualitas di dalam negeri sekaligus mendukung upaya pemerintah mengurangi kebutuhan pasien Indonesia untuk mencari pengobatan ke luar negeri. Kami berharap Kaiser dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun ekosistem layanan kanker yang lebih kuat, inovatif, dan berpusat pada pasien.”
Baca Juga: Kodim 1710/Mimika Bekali Prajurit dan Persit Pengetahuan Deteksi Dini Kanker dan Tumor
I Gusti Ayu Nari Laksmi Dewi, Sp.B, Subsp.Onk(K), Surgical Oncologist Kaiser Cancer Center, mengatakan, “Setiap pasien memiliki kondisi yang berbeda sehingga terapi kanker tidak dapat disamaratakan. Perkembangan ilmu onkologi saat ini menuntut ketepatan diagnosis, kolaborasi multidisiplin, serta kemampuan menyusun terapi sesuai dengan karakteristik setiap pasien. Inilah mengapa kami mengedepankan pendekatan yang lebih personal dan terintegrasi agar setiap perempuan memperoleh penanganan yang tepat dan hasil klinis yang optimal."
Pengembangan Kaiser turut mendukung transformasi layanan kesehatan nasional dengan memperkuat akses terhadap pelayanan onkologi berstandar global di Indonesia. Kehadirannya juga menjadi bagian dari pengembangan ekosistem yang menghubungkan penyedia layanan kesehatan, teknologi, penelitian, dan berbagai mitra strategis untuk mendorong inovasi kesehatan yang berkelanjutan.
Lindawaty Chandra, Kepala Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK ETKI Banten, mengatakan, “Kami mengucapkan selamat atas beroperasinya Kaiser Center di KEK ETKI Banten. Kehadirannya menjadi tonggak penting dalam memperkuat ekosistem layanan kesehatan berstandar internasional dalam mendukung terwujudnya healthcare destination hub di Indonesia. Saat ini, kami terus mengembangkan KEK ETKI Banten sebagai ekosistem terpadu yang menghubungkan fasilitas kesehatan, penelitian medis, teknologi, akademisi, dan pelaku industri. Kaiser melengkapi ekosistem tersebut melalui layanan kesehatan untuk penderita kanker yang terintegrasi, personal, dan berpusat pada pasien. Ke depannya, kami akan terus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dan mitra strategis untuk mendorong inovasi serta investasi yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan nasional berstandar internasional.”
Sebagai bagian dari komitmennya dalam mendorong pencegahan dan deteksi dini, Kaiser juga menjalin kolaborasi strategis dengan Lovepink Indonesia, komunitas pejuang dan penyintas kanker payudara terbesar di Indonesia. Kolaborasi tersebut bertujuan memperkuat edukasi bagi perempuan Indonesia mengenai pentingnya mengenali kondisi tubuh, melakukan deteksi dini, serta memperoleh informasi dan pendampingan sejak awal perjalanan kanker.
Dede Gracia, Chairwoman Lovepink Indonesia, mengatakan, “Tidak ada perempuan yang benar-benar siap mendengar diagnosis kanker. Namun, setiap perempuan berhak memiliki kesempatan yang sama untuk mengetahui lebih awal, mendapatkan penanganan terbaik, dan tetap memiliki harapan. Melalui kolaborasi ini, kami ingin mengajak lebih banyak perempuan untuk berani mengenali tubuhnya, melakukan deteksi dini, dan percaya bahwa mereka tidak berjalan sendiri,” ujarnya.
Dengan pendekatan yang terintegrasi, preventif, personal, dan berpusat pada pasien, Kaiser hadir untuk memberikan layanan kanker perempuan yang lebih komprehensif sekaligus berkontribusi dalam membangun sistem kesehatan nasional yang semakin inovatif dan berdaya saing global.
Kaiser Cancer Center Resmi Beroperasi di KEK ETKI Banten, Hadirkan Layanan Kanker Terintegrasi Berstandar Internasional