Metranet Hadirkan Executive Dashboard Berbasis AI, Dukung Efektivitas Operasional DPR RI

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Nov 2026, 21:28
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Penulis & Editor
Bagikan
Telkom melalui operating company Metranet mendukung penguatan pengelolaan data di lingkungan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melalui layanan Managed Operation Service Big Data. Telkom melalui operating company Metranet mendukung penguatan pengelolaan data di lingkungan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melalui layanan Managed Operation Service Big Data. (Telkom)

Ntvnews.id, Jakarta - PT Metra-Net (Metranet), operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) yang bergerak di bidang solusi teknologi informasi business to business (B2B) berbasis big data dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), mendukung penguatan pengelolaan data di lingkungan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melalui layanan Managed Operation Service Big Data. Bekerja sama dengan Pusat Teknologi Informasi (Pustekinfo) Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI sejak 2023, Metranet menghadirkan ekosistem pengelolaan data terintegrasi yang mencakup big data, AI, analitik media sosial, serta executive dashboard untuk mendukung kebutuhan informasi berbagai komisi di DPR RI.

Beroperasi di Command Center DPR RI, layanan ini dirancang untuk mengoptimalkan pemanfaatan data sebagai sumber informasi dalam mendukung pelaksanaan fungsi legislasi. Melalui executive dashboard, informasi diolah dan disajikan agar lebih mudah diakses serta ditelaah oleh Anggota DPR RI sebagai bahan pertimbangan dalam menjalankan tugas, termasuk pada rapat komisi dan rapat paripurna. Ketersediaan informasi yang relevan dan akurat diharapkan dapat mendukung proses pembahasan secara lebih terarah.

Kepala Bidang Tata Kelola dan Infrastruktur Teknologi Informasi (TKTI) Pustekinfo Setjen DPR RI Rahayu Yuni Susanti, S.T., M.T.I., ITIL, ECIH, CIA, mengapresiasi dukungan Metranet dalam pelaksanaan layanan tersebut. Menurutnya, koordinasi yang terjalin antara kedua pihak turut mendukung kelancaran implementasi dan pencapaian target proyek.

“Koordinasi dan proses implementasi menjadi lebih terarah dan efektif, sehingga membantu menjaga kelancaran serta pencapaian target proyek,” ujar Rahayu.

Kolaborasi antara Metranet dan Pustekinfo Setjen DPR RI menjadi bagian penting dalam memastikan implementasi solusi teknologi berjalan sesuai kebutuhan institusi. Koordinasi yang terjaga selama pelaksanaan proyek juga mendukung kesinambungan layanan agar dapat terus dimanfaatkan dalam menunjang aktivitas operasional DPR RI.

Direktur Bisnis Metranet Faisal Yusuf, menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi digital di sektor pemerintahan perlu didukung oleh pengelolaan layanan yang terintegrasi dan selaras dengan kebutuhan masing-masing institusi.

“Melalui Managed Operation Service Big Data, Metranet berupaya menghadirkan dukungan teknologi yang membantu DPR RI mengoptimalkan pemanfaatan data untuk kebutuhan kelembagaan. Bagi kami, kolaborasi ini juga merupakan bagian dari komitmen untuk menjadi mitra teknologi digital yang dapat diandalkan dalam mendukung transformasi layanan pemerintahan,” ujar Faisal.

Pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan data sejalan dengan agenda pemerintah untuk mempercepat transformasi digital nasional, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dalam konteks ini, integrasi data dan pemanfaatan teknologi analitik menjadi salah satu aspek penting untuk mendukung proses kerja institusi publik yang lebih efektif dan berbasis data.

Melalui kolaborasi ini, Metranet terus memperkuat perannya sebagai mitra solusi teknologi informasi B2B berbasis big data dan AI bagi sektor publik. Pengembangan layanan yang terintegrasi diharapkan dapat mendukung digitalisasi proses kerja sekaligus meningkatkan kapasitas teknologi institusi pemerintahan.

Hal ini sejalan dengan positioning Metranet sebagai Digital Enabler for Nation yang mendorong pemanfaatan teknologi untuk menghadirkan nilai tambah bagi institusi dan masyarakat.*