Dongkrak Ekspor Ekraf, Gekrafs Bentuk 17 Dewan Perwakilan Luar Negeri

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Okt 2026, 19:03
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
(Kiri ke kanan) Ketua Komite Luar Negeri DPP Gekrafs Osco Olfriady Letunggamu, Sekretaris Jenderal DPP Gekrafs Temi Sumarlin, Ketua Komite HEKRAFNAS 2026 Aqilla Rahmani, Tommy William Tampubolon, dan Ketua Bakominfo DPP Gekrafs Riefian Fajarsyah. (Kiri ke kanan) Ketua Komite Luar Negeri DPP Gekrafs Osco Olfriady Letunggamu, Sekretaris Jenderal DPP Gekrafs Temi Sumarlin, Ketua Komite HEKRAFNAS 2026 Aqilla Rahmani, Tommy William Tampubolon, dan Ketua Bakominfo DPP Gekrafs Riefian Fajarsyah. (Gekrafs)

Ntvnews.id, Jakarta - Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) mengambil langkah strategis untuk memperkuat penetrasi produk lokal di kancah global melalui pembentukan 17 Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN). Langkah ini difokuskan guna mendongkrak nilai ekspor serta memperluas akses pasar bagi para pelaku usaha ekonomi kreatif di Indonesia.

“Saat ini juga ada 17 dewan perwakilan (Gekrafs) luar negeri. Memang di tahun pertama kami hadir adalah pelaku usaha ekonomi kreatif harus lebih dihargai,” ujar Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat (DPP) Gekrafs, Temi Sumarlin, dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur, pada hari Senin, 19 Oktober 2026.
 
Dongkrak Ekspor Ekraf, Gekrafs Bentuk 18 Dewan Perwakilan Luar Negeri <b>(Gekrafs)</b> Dongkrak Ekspor Ekraf, Gekrafs Bentuk 18 Dewan Perwakilan Luar Negeri (Gekrafs)

Temi menekankan bahwa pengembangan sektor ekonomi kreatif memerlukan ekosistem yang kolaboratif dan dukungan dari berbagai pihak. Tujuannya agar para pelaku usaha tidak hanya piawai menghasilkan produk yang inovatif dan bernilai tinggi, tetapi juga memiliki kapabilitas untuk memasarkannya secara lebih luas hingga level internasional.

Dalam mewujudkan ekosistem yang berkelanjutan, Gekrafs secara aktif berupaya menjembatani kepentingan para pelaku usaha dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari regulator pemerintah, lembaga pembiayaan, institusi pendidikan tinggi, hingga membangun jaringan kemitraan global.
 
 
Dongkrak Ekspor Ekraf, Gekrafs Bentuk 18 Dewan Perwakilan Luar Negeri <b>(Gekrafs)</b> Dongkrak Ekspor Ekraf, Gekrafs Bentuk 18 Dewan Perwakilan Luar Negeri (Gekrafs)

Sejak didirikan pada tahun 2019, Gekrafs mencatatkan pertumbuhan organisasi yang sangat signifikan. Berawal dari gerakan yang hanya didukung oleh sekitar tujuh orang perintis, kini Gekrafs telah berkembang menjadi jaringan masif dengan total mencapai 44.000 anggota dan pengurus yang aktif tersebar di seluruh penjuru nusantara maupun di berbagai negara.

“Kami juga membentuk Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN) untuk mendorong nilai ekspor Indonesia di berbagai negara,” kata Temi.

Lonjakan pertumbuhan anggota ini menjadi modal dasar yang kuat bagi Gekrafs untuk memperkokoh kerja sosial, memperluas jangkauan program, serta meningkatkan kapasitas daya saing para pelaku usaha kreatif nasional agar kian mandiri dan berkelanjutan.

“Pelaku ekonomi kreatif merupakan bagian penting dari penggerak perekonomian nasional. Potensi yang dimiliki para pelaku usaha perlu didukung melalui peningkatan kapasitas, pengembangan produk, dan perluasan akses pemasaran. Kami ingin ekonomi kreatif di Indonesia bisa berkelanjutan,” jelasnya.
 
Dongkrak Ekspor Ekraf, Gekrafs Bentuk 18 Dewan Perwakilan Luar Negeri <b>(Gekrafs)</b> Dongkrak Ekspor Ekraf, Gekrafs Bentuk 18 Dewan Perwakilan Luar Negeri (Gekrafs)
 

Lebih lanjut, Temi berharap keberadaan 17 DPLN tersebut dapat berfungsi secara optimal sebagai jembatan penghubung (bridge) bagi para pelaku usaha lokal yang berkeinginan untuk memperkenalkan produk kreatif mereka ke pasar internasional, sekaligus membuka peluang kerja sama strategis dengan berbagai mitra di luar negeri.

“Penguatan jaringan internasional juga menjadi bagian dari upaya Gekrafs mendorong peningkatan nilai ekspor Indonesia melalui produk-produk ekonomi kreatif,” pungkas Temi.
 
x|close