Ntvnews.id, Malang – Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) resmi melantik pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Malang periode 2026–2029 di The Alana Hotel Malang, Kamis (15/10/2026). Pelantikan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi dan mendorong potensi ekonomi kreatif daerah agar semakin berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Anggota DPR RI Komisi VII H. Ma’ruf Mubarok atau yang akrab disapa Gus Mamak, Wakil Ketua I DPRD Kota Malang H. Abdurrahman, Kapolresta Malang Kombes Pol. Danang Setiyo Pambudi, serta Ketua Umum DPP GEKRAFS Kawendra Lukistian.
Hadir pula Wakil Ketua Umum DPP GEKRAFS Laja Lapian, Ketua OKK DPP GEKRAFS Arifin Ihsan Rismansyah, Wakil Bendahara Umum Rezky Roma, Wakil Ketua Harian Noval Abuzar, Ketua DPW GEKRAFS Jawa Timur Rian Septrianto Maulana atau Cak Ryan, perwakilan HIPMI DKI Jakarta dan HIPMI Kota Malang, serta para ketua DPC GEKRAFS kabupaten/kota di Jawa Timur.
Dalam pelantikan tersebut, Reynaldi Angga Sazali ditetapkan sebagai Ketua DPC GEKRAFS Kota Malang periode 2026–2029. Ia akan memimpin jajaran pengurus yang mencakup berbagai bidang strategis, mulai dari organisasi dan kelembagaan, kerja sama media dan pemasaran, pengembangan talenta, transformasi digital, pembiayaan inovatif, hingga riset dan pelestarian budaya tradisi Nusantara.
Baca Juga: Gekrafs Gelar Hekrafnas 2026 Serentak di 17 Negara
Ketua Umum DPP GEKRAFS, Kawendra Lukistian, saat memberikan sambutan dan arahan dalam acara pelantikan DPC GEKRAFS Kota Malang di The Alana Hotel Malang.
Ketua Umum DPP GEKRAFS Kawendra Lukistian menegaskan bahwa pengurus daerah harus mampu menerjemahkan semangat ekonomi kreatif ke dalam program yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Salah satu langkah yang akan didorong DPP GEKRAFS adalah mewajibkan setiap DPC memiliki desa binaan.
“Saya titip, apalagi didampingi ketum dan sekretaris HIPMI, mohon digerakkan,” ujar Kawendra dalam sambutannya.
Ia mengatakan, rencana tersebut akan disampaikan dalam momentum Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas) pada 24 Oktober 2026 mendatang. DPP GEKRAFS akan mendorong setiap DPC mengambil peran lebih aktif dalam mendampingi masyarakat mengembangkan potensi ekonomi di wilayah masing-masing.
“Saya titip juga di sini dan saya akan sampaikan ketika Hari Ekonomi Kreatif Nasional pada 24 Oktober mendatang, bahwa kita akan mengeluarkan instruksi dari pusat, setiap DPC wajib memiliki desa binaan masing-masing,” katanya.
Menurut Kawendra, pendampingan desa binaan harus diarahkan pada hasil yang konkret. Potensi yang dimiliki masyarakat perlu dikembangkan secara bertahap hingga mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai tambah dan peluang untuk dipasarkan.
“Dibina supaya konkret bagaimana dia bisa mendorong potensinya hingga punya produk yang dihasilkan,” lanjutnya.
Baca Juga: Gekrafs Jajaki Kolaborasi Industri Kreatif AS, Tawarkan Desain Museum Interaktif
Penyerahan bendera pataka GEKRAFS oleh Ketua DPW GEKRAFS Jawa Timur kepada Ketua DPC GEKRAFS Kota Malang terpilih, Reynaldi Angga Sazali.
Arahan tersebut menjadi salah satu fokus penting bagi kepengurusan GEKRAFS di daerah. Melalui desa binaan, organisasi diharapkan dapat membantu masyarakat mengenali potensi unggulan wilayahnya, mengembangkan keterampilan, serta menghasilkan produk kreatif yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Ketua DPW GEKRAFS Jawa Timur, Rian Septrianto Maulana atau Cak Ryan, turut menekankan pentingnya kerja sama antara pengurus wilayah dan cabang dalam mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif. Menurutnya, kolaborasi diperlukan agar berbagai potensi daerah dapat dikelola dengan baik dan membuka lebih banyak kesempatan bagi pelaku kreatif.
“Kami berharap DPC GEKRAFS Kota Malang dapat menjalankan program-program yang konkret, merangkul para pelaku kreatif, serta membangun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan agar ekonomi kreatif semakin berkembang,” ujar Cak Ryan.
Sementara itu, Ketua DPC GEKRAFS Kota Malang Reynaldi Angga Sazali diharapkan dapat membawa organisasi semakin dekat dengan para pelaku ekonomi kreatif, komunitas, dan masyarakat. Kepengurusan baru ini menjadi kesempatan untuk memperluas ruang kolaborasi sekaligus mendorong lahirnya karya dan produk kreatif yang memiliki daya saing.
Baca Juga: GEKRAFS Lantik Pengurus DPC se-Aceh, Kawendra Soroti Potensi Ekonomi Kreatif
“Dengan amanah ini, InshaAllah kami siap bekerja bersama seluruh jajaran pengurus untuk mengembangkan potensi ekonomi kreatif di Kota Malang,” ungkap Reynaldi.
Melalui penguatan organisasi dan pendampingan potensi lokal, GEKRAFS diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang semakin inklusif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.
Sesi foto bersama jajaran pengurus baru DPC GEKRAFS Kota Malang periode 2026–2029 bersama para tamu undangan, pejabat daerah, serta perwakilan DPP dan DPW GEKRAFS.