Ntvnews.id, Jakarta -Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta bank-bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) tetap menerapkan manajemen risiko dan tata kelola yang baik seiring besarnya dukungan pembiayaan terhadap berbagai program prioritas pemerintah.
Selain itu, bank Himbara diharapkan memberikan kontribusi sesuai dengan kapasitas dan keahlian masing-masing.
"Terkait hal tersebut, besarnya kredit/pembiayaan yang disalurkan semestinya bukan dijadikan sebagai tujuan satu-satunya, namun harus pula dilengkapi dengan struktur kredit dan sumber pembayaran yang jelas, serta didukung dengan mitigasi risiko dan pemantauan yang memadai," kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae dalam jawaban tertulisnya di Jakarta, Senin (21/9).
Secara umum, OJK memandang positif peran bank Himbara dalam mendukung berbagai program prioritas pemerintah. Sebagai bagian dari BUMN yang sebagian besar sahamnya dimiliki negara, bank Himbara diharapkan turut menyukseskan program pembangunan pemerintah sekaligus tetap menghasilkan laba.
Baca Juga: Purbaya Pastikan Utang Kopdes Merah Putih ke Himbara Tak Gagal Bayar
"Sehingga, bank Himbara merupakan bagian penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus ikut berperan aktif dalam pemerataan kesejahteraan," ujar Dian.
Sejumlah program pemerintah yang melibatkan partisipasi perbankan antara lain Kredit Usaha Rakyat (KUR), penghapustagihan kredit kepada UMKM, program 3 Juta Rumah, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), serta program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Dukungan tersebut menunjukkan bahwa industri perbankan secara konsisten mengambil peran dalam mendukung agenda pembangunan nasional sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi," kata Dian.
Khusus KDKMP, Dian menyampaikan bahwa secara umum OJK mendukung komitmen pemerintah dalam pemenuhan kewajiban pembayaran kredit terkait KDKMP, sebagaimana telah disampaikan pemerintah melalui Menteri Keuangan dalam beberapa kesempatan.
Sejalan dengan penyampaian pemerintah tersebut, OJK berpandangan bahwa berbagai aspek yang berkaitan dengan pelaksanaan pembayaran kewajiban kepada bank Himbara telah atau tengah dipersiapkan.
Baca Juga: Cicilan Pertama Utang Kopdes ke Himbara Jatuh Tempo September, Purbaya: Uangnya Sudah Ada
Hal itu mencakup kejelasan sumber pembayaran, berbagai proses verifikasi dan validasi beserta lembaga pelaksananya, dokumentasi yang diperlukan, serta peraturan dan/atau petunjuk pelaksanaan yang memadai sebagai dasar proses pembayaran kredit KDKMP.
"OJK tentunya mengharapkan agar perbankan, termasuk bank Himbara dapat terus berkembang dan bertumbuh tinggi dengan sehat, dilandasi penerapan prinsip manajemen risiko dan tata kelola yang baik, karenanya akan dapat terus berkontribusi untuk mendukung berbagai program pembangunan Pemerintah untuk mendukung ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia," kata Dian.
(Sumber: Antara)
Ilustrasi - Nasabah bertransaksi di anjungan tunai mandiri (ATM) Bank Mandiri di Jakarta (Antara)