Menaklukkan Tantangan Elektrifikasi Bersama TIGGO 8 Chery Super Hybrid

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Mei 2025, 10:50
thumbnail-author
Adiantoro
Penulis
thumbnail-author
Editor
Bagikan
TIGGO 8 Chery Super Hybrid. (Foto: Istimewa/Chery) TIGGO 8 Chery Super Hybrid. (Foto: Istimewa/Chery)

Ntvnews.id, Jakarta - Dalam lanskap otomotif global yang dinamis dan terus berevolusi, Chery menegaskan posisinya sebagai pionir inovasi melalui Chery Super Hybrid (CSH).

Teknologi ini secara cemerlang memadukan keunggulan mesin pembakaran internal (ICE) dan motor listrik dalam satu kesatuan harmonis, menghadirkan efisiensi tinggi, performa bertenaga, dan daya jelajah yang luar biasa. 

Lebih dari sekadar respons terhadap tren elektrifikasi, teknologi CSH diposisikan sebagai the best hybrid solution, melampaui beberapa aspek kendaraan listrik murni (EV) dalam skenario berkendara.

Dengan mengusung visi ambisius "The Best Hybrid, Better than EV", CSH menjawab dilema yang kerap dihadapi antara keinginan akan teknologi ramah lingkungan dan kekhawatiran akan jarak tempuh serta infrastruktur pengisian daya EV. 

Solusi CSH hadir melalui integrasi cerdas antara Dedicated Hybrid Transmission (DHT), Dedicated Hybrid Engine (DHE), dan Dedicated Hybrid Battery (DHB). Sinergi ketiganya menghasilkan tingkat efisiensi optimal tanpa mengorbankan aspek kenyamanan maupun performa berkendara.

"Chery Super Hybrid menjadi terobosan inovatif khususnya di segmen hybrid, dengan menyuguhkan performa bertenaga dan efisiensi energi yang lebih baik dibandingkan hybrid konvensional. Kami percaya teknologi ini sanggup menjawab kebutuhan konsumen akan kendaraan yang ramah lingkungan dan efisien, tanpa mengorbankan pengalaman berkendara yang menyenangkan dan bebas dari kekhawatiran akan range anxiety," ujar Rifkie Setiawan, Head of Brand Department PT Chery Sales Indonesia.

Salah satu pilar fundamental yang menopang efisiensi dan performa revolusioner CSH adalah Super Hybrid DHT. Transmisi canggih ini dirancang untuk secara cerdas dan adaptif memilih penyaluran tenaga paling optimal dari Mode EV dan Mode Hybrid.

Dengan kemampuan efisiensi mekanis mencapai 98,5%, sistem ini memastikan tenaga dari mesin dan motor listrik langsung tersalurkan untuk menggerakkan roda dengan meminimalkan kehilangan energi. 

Lebih lanjut, sistem DHT juga memanfaatkan transmisi hybrid satu gigi (1DHT) yang responsif untuk mendukung mode Pure EV pada kecepatan rendah, serta menjamin perpindahan yang halus ke mode hybrid saat membutuhkan tenaga ekstra untuk berakselerasi. 

Adapun tujuan utama dari pengembangan transmisi DHT adalah untuk memaksimalkan efisiensi konsumsi bahan bakar, menekan emisi gas buang, sekaligus menyuguhkan pengalaman berkendara yang lebih halus dan responsif.

Baca Juga: Chery TIGGO 9 CSH Buktikan Ketangguhan Lewat Uji Tabrakan Frontal dan Rollover Ekstrem

Mesin ACTECO H4J15 racikan Chery juga dirancang khusus untuk model hybrid dengan efisiensi termal mencapai 44,5 persen. (Foto: Istimewa) Mesin ACTECO H4J15 racikan Chery juga dirancang khusus untuk model hybrid dengan efisiensi termal mencapai 44,5 persen. (Foto: Istimewa)

Tidak hanya berfokus pada optimalisasi efisiensi energi dan bahan bakar, Chery juga menempatkan kenyamanan berkendara sebagai prioritas yang dibuktikan lewat implementasi teknologi Dual Hydraulic Mount

Fitur canggih ini secara efektif berkontribusi dalam menciptakan sensasi berkendara premium dengan mereduksi getaran hingga 30 persen, bahkan saat berakselerasi cepat. Hasilnya adalah ruang kabin yang lebih tenang dan stabil, sebuah nilai tambah yang jarang ditemukan pada kendaraan hybrid konvensional.

Selain itu, teknologi Double Mass Flywheel (DMF) turut diimplementasikan untuk semakin menyempurnakan kualitas pengalaman berkendara. Komponen ini berfungsi mengurangi beban torsi yang berfluktuasi dari mesin dan secara efektif meredam getaran yang ditransmisikan ke drivetrain

Bersama sistem redaman lainnya, DMF berperan penting dalam mengurangi beban mesin dan menghilangkan suara-suara kasar (reduce load and eliminate noise), menjadikan kabin TIGGO 8 CSH semakin senyap dan nyaman bahkan dalam kondisi akselerasi atau kecepatan tinggi.

Melengkapi rangkaian keunggulan teknologi CSH, mesin ACTECO H4J15 racikan Chery juga dirancang khusus untuk model hybrid dengan efisiensi termal mencapai 44,5 persen. Guna menopang mobilitas jarak jauh dengan fleksibilitas maksimal, teknologi CSH juga dilengkapi baterai 18,3 kWh yang tergolong besar di segmennya. 

Kapasitas baterai ini memungkinkan kendaraan melaju sejauh 90 hingga 100 Km dalam mode Pure EV, memberikan pengalaman serupa dengan mengendarai mobil listrik sepenuhnya. Kemampuan tersebut menawarkan fleksibilitas untuk berkendara harian bebas emisi, tanpa mengorbankan kemampuan jelajah jarak jauh berkat dukungan mesin ICE yang efisien.

Konsep "EV+ICE Challenge" bukan sekadar tantangan teknis, melainkan juga filosofi yang mendasari seluruh proses pengembangan CSH. Teknologi tersebut merupakan wujud komitmen Chery dalam menghadirkan inovasi terdepan. 

Solusi ini secara komprehensif menjawab ekspektasi konsumen modern yang menginginkan efisiensi, performa, dan kenyamanan dalam satu kendaraan. 

Secara nyata menawarkan sebuah paket lengkap bagi yang mendambakan kelebihan dari kekuatan dan daya tahan mesin konvensional, serta kehalusan dan keramahan lingkungan motor listrik. Melalui pendekatan holistik ini, CSH siap menjawab tantangan elektrifikasi, sekaligus memimpin evolusi berkendara menuju masa depan yang lebih cerdas dan berkelanjutan.

x|close