Ntvnews.id, Jakarta - Dewa United Development menggelar mediasi dengan Bhayangkara Youth sebagai tindak lanjut insiden kekerasan dalam laga Elite Pro Academy (EPA) U-20. Pertemuan berlangsung di Dewa United Arena pada Kamis, 23 April 2026.
Mediasi yang digelar pasca kejadian di Stadion Citarum itu berlangsung kondusif dan penuh itikad baik. Kedua pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan dengan menjunjung tinggi sportivitas serta tanggung jawab bersama dalam pembinaan pemain usia muda.
Direktur Akademi Dewa United Development, Firman Utina, menyatakan proses mediasi berjalan lancar dan menjadi langkah awal memperbaiki situasi.
Dugaan Rasisme Duel Bhayangkara FC vs Dewa United di EPA U-20 Harus Didalami (Dok: Dewa United)
“Alhamdulillah hari ini mediasi sudah selesai, kami sudah bersilaturahmi, sudah saling memaafkan. Kembali lagi, karena anak ini adalah tanggung jawab kita bersama-sama,” ujar Firman.
Dalam pertemuan tersebut, permohonan maaf juga telah disampaikan oleh pihak-pihak yang terlibat, termasuk pemain yang menjadi pelaku. Firman menyebut Alberto telah meminta maaf kepada Rakha serta pemain lainnya yang terdampak.
Baca Juga: Dugaan Rasisme Duel Bhayangkara FC vs Dewa United di EPA U-20 Jadi Sorotan
Selain itu, ia juga menyampaikan pesan dari pimpinan klub, Ardian Satya Negara, yang tidak dapat hadir namun tetap mengikuti perkembangan situasi. Meski sempat merasa kecewa, pihak klub memilih untuk memaafkan dan tidak membawa kasus ini ke ranah hukum.
Firman menekankan pentingnya pembinaan dan edukasi berkelanjutan agar kejadian serupa tidak terulang. Menurutnya, insiden ini menjadi tanggung jawab bersama sebagai bagian dari proses mendidik pemain muda.
Sebagai bentuk komitmen, Dewa United Development akan melakukan evaluasi internal serta menindak pihak yang terlibat sesuai aturan klub, terutama jika terbukti melanggar kode etik dan disiplin.
Lebih lanjut, penyelesaian lanjutan kasus ini diserahkan kepada PSSI, Komisi Disiplin, serta operator kompetisi iLeague untuk menjadi bahan evaluasi ke depan.
Langkah damai ini diharapkan menjadi momentum perbaikan dalam pembinaan sepak bola usia muda di Indonesia.
Damai! Dewa United dan Bhayangkara Akhiri Konflik Kekerasan di EPA U-20 (Dewa United)