Ntvnews.id, Jakarta - Pemain Bhayangkara U-20 dan Timnas Indonesia U-20, Fadly Alberto mengaku siap menerima sanksi apapun dari Komdis PSSI soal tendangan kungfu ke pemain Dewa United.
Tendangan kungfu yang dilakukan Fadly Alberto terjadi ketika dalam laga Elite Pro Academy pada Minggu lalu, 19 April 2026.
"Saya siap menerima sanksi yang setimpal atas tindakan saya dan saya berjanji tidak akan mengulangi tindakan tersebut. Sekian permohonan maaf saya. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh," kata Fadly Alberto dilansir akun Instagram Bhayangkara FC, Selasa 21 April 2026.
View this post on Instagram
Selain itu juga, Fadly Alberto menyampaikan permintaan maaf kepada pemain Dewa United yaitu Rakha Nurkholis yang menjadi korban atas insiden tersebut.
"Secara khusus saya meminta maaf kepada Rakha Nurkholis dan tim Dewan United atas perbuatan bodoh saya menendang Rakha Nurkholis," beber pemain berusia 18 tahun itu.
Baca Juga: Persib Bandung Pertanyakan 2 Gol Kontroversi Dewa United
Selain menyampaikan permintaan maaf ke pemain Dewa United yaitu Rakha Nurkholis, Fadly Alberto juga minta maaf ke Bhayangkara FC serta manajemen yang telah mencoreng nama baik tim.
"Untuk tim Bhayangkara Presisi Lampung FC saya meminta maaf kepada pimpinan dan manajemen Bhayangkara Presisi Lampung FC dan seluruh jajaran pelatih dan rekan setim karena telah merugikan tim," ungkap Fadly Alberto.
"Untuk Timnas Indonesia saya meminta maaf karena perbuatan saya mencoreng nama baik Timnas Indonesia. Kepada masyarakat Indonesia saya meminta maaf atas kegaduhan akibat tindakan saya," tutup pria kelahiran Timika, Papua itu.
Fadly Alberto (IG: Bhayangkara FC)