Ntvnews.id, Jakarta - Keputusan batalnya Dean James memperkuat Timnas Indonesia dalam ajang FIFA Series 2026 di akhir Maret ini ternyata dipicu oleh faktor yang lebih kompleks dari sekadar keputusan teknis.
Awalnya, pembatalan tersebut diumumkan oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji. Namun, perkembangan terbaru dari media Belanda mengungkap alasan lain di balik absennya pemain yang kini memperkuat Go Ahead Eagles tersebut.
Laporan dari media Belanda menyebutkan bahwa Dean James tidak dapat berangkat ke Indonesia karena kondisi kesehatannya menurun. Situasi ini muncul tak lama setelah namanya terseret dalam polemik status kewarganegaraan di kompetisi Eredivisie.
Kasus tersebut mencuat usai pertandingan antara NAC Breda melawan Go Ahead Eagles pada 15 Maret 2026 yang berakhir dengan skor mencolok 6-0. Dalam laga itu, NAC Breda mempertanyakan keabsahan status Dean James.
Permasalahan berakar dari kepemilikan paspor Indonesia oleh sang pemain. Pihak NAC Breda menilai bahwa hal itu membuatnya kehilangan status sebagai warga negara Belanda, sehingga dianggap tidak memiliki izin kerja yang sah di Belanda.
Baca Juga: Menhut Raja Antoni Sampaikan Belasungkawa untuk Birute Galdikas
Mereka bahkan mengajukan keberatan resmi agar pertandingan tersebut dinyatakan tidak sah dan diulang. Argumen yang diajukan adalah bahwa Dean James seharusnya dikategorikan sebagai pemain non-Uni Eropa, mengingat Indonesia tidak mengakui kewarganegaraan ganda.
Di sisi lain, Go Ahead Eagles tetap memainkan Dean James sebagai pemain Uni Eropa dengan mengacu pada paspor Belanda yang dimilikinya sebelumnya. Hingga kini, pihak Eredivisie belum mengambil keputusan terkait protes tersebut.
Dalam situasi yang penuh sorotan itu, kondisi Dean James justru menurun. Media Belanda, De Stentor, mengungkapkan bahwa sang pemain akhirnya tidak bisa bergabung dengan Timnas Indonesia karena sakit.
"Dean James tidak akan berpartisipasi dalam pertandingan persahabatan Indonesia mendatang," hal ini dilaporkan oleh De Stentor, dikutip dari Voetbalprimeur.
"Go Ahead Eagles melaporkan bahwa ia sakit. Sebuah momen yang luar biasa, mengingat kehebohan besar seputar namanya minggu lalu," bunyi laporan media Belanda tersebut.
Pernyataan tersebut juga diperkuat oleh Direktur Go Ahead Eagles, Jan Willem van Dop, yang memastikan bahwa kondisi kesehatan menjadi alasan utama sang pemain tidak berangkat ke Indonesia.
Versi PSSI Keputusan Pelatih
Sementara itu, penjelasan berbeda datang dari PSSI. Sumardji menegaskan bahwa pencoretan Dean James merupakan bagian dari keputusan pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman.
"Jadi kan awalnya ada 41 pemain untuk skuad sementara, lalu dipangkas menjadi 24 nama saja oleh coach John Herdman," kata Sumardji dalam keterangan resminya, dilansir pada Kamis, 26 Maret 2026.
Ia juga mengungkapkan adanya pertimbangan psikologis dalam menentukan jumlah pemain yang dibawa ke turnamen.
Baca Juga: IHSG Menguat ke Level 7.313 pada Pembukaan Kamis Pagi
"Saya bilang ke coach John Herdman, pasti satu pemain yang dicoret nanti punya perasaan tidak enak duduk sendirian di bangku penonton. Jadi coach John Herdman ambil keputusan untuk membawa 23 pemain saja dan membatalkan pemanggilan Dean James," kata Sumardji.
Dengan demikian, absennya Dean James merupakan kombinasi dari dua faktor: kondisi kesehatan yang menurun di tengah tekanan kontroversi, serta keputusan teknis dari tim pelatih.
Di tengah situasi tersebut, Timnas Indonesia tetap melanjutkan persiapan menghadapi FIFA Series 2026 yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, dengan sejumlah opsi lain di posisi bek kiri yang siap mengisi kekosongan.
Pemain Timnas Indonesia, Dean James. (Instagram)