Ntvnews.id, Jakarta - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola mengatakan bahwa timnya harus bangkit dari rentetan performa buruk yang dialami dalam beberapa pekan terakhir.
“Kami harus bangkit. Hasil-hasil di akhir 2025 tidaklah bagus, baik itu di Liga Inggris maupun di Liga Champions,” ujar Guardiola, dikutip dari Sky Sports pada Jumat.
City tengah mengalami periode sulit di Liga Inggris musim ini. Dari lima pertandingan terakhir, The Citizens hanya mampu meraih satu kemenangan, yakni saat menaklukkan Nottingham Forest dengan skor 2-1.
Empat laga lainnya berakhir tanpa kemenangan, termasuk hasil imbang melawan Sunderland (0-0), Chelsea (1-1), dan Brighton (1-1), serta kekalahan 0-2 dari rival sekota, Manchester United.
“Kami tahu segalanya salah, detailnya salah. Dalam waktu dekat kami akan menghadapi Wolves dan Galatasaray, maka kami harus mencoba mendapatkan hasil maksimal,” tambahnya.
Masalah Manchester City tak hanya terjadi di kompetisi domestik. Di Liga Champions, City juga menelan kekalahan 1-3 dari wakil Norwegia, Bodo/Glimt.
Hasil tersebut membuat City kesulitan menjaga konsistensi, meski klub sudah mengeluarkan banyak dana untuk memperkuat skuad pada musim ini.
Guardiola menilai salah satu kelemahan timnya adalah mudah ditembus lewat serangan balik cepat, seperti yang dilakukan Manchester United dan Bodo/Glimt. Meski demikian, dia menegaskan bahwa persoalan City tidak hanya terletak pada aspek tersebut.
“Kami tidak pernah meremehkan setiap kompetisi. Transisi lawan memang lebih baik dari kami,” tutup Guardiola.
Saat ini, Manchester City tertinggal tujuh poin dari Arsenal yang memimpin klasemen sementara Liga Inggris.
Sementara di Liga Champions, City masih tertahan di posisi ke-11 dan dituntut segera berbenah jika ingin tetap bersaing di papan atas.
ANTARA
Manchester City kembali ke jalur kemenangan setelah mengalahkan tim tamu Leeds United 3-2 pada pertandingan pekan ke-13 Liga Inggris 2025/2026 di Stadion Etihad, Sabtu. (IG MANCHESTER CITY)