PSSI Sebut Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker untuk Kejar Peringkat 50 Besar FIFA

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Jun 2026, 18:57
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Penulis & Editor
Bagikan
Ketua Badan Tim Nasional PSSI Sumardji menyampaikan keterangan saat konferensi pers terkait hasil Sea Games 2025 di Jakarta. Ketua Badan Tim Nasional PSSI Sumardji menyampaikan keterangan saat konferensi pers terkait hasil Sea Games 2025 di Jakarta. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menegaskan bahwa proses naturalisasi Luke Anthony Vickery dan Mitchell Lee Baker merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan daya saing tim nasional Indonesia di level internasional, termasuk mengejar target masuk 50 besar peringkat FIFA.

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI Sumardji menyampaikan hal tersebut dalam rapat kerja bersama Menteri Pemuda dan Olahraga, Menteri Hukum, serta Komisi XIII DPR RI yang membahas permohonan naturalisasi kedua pemain tersebut di Jakarta, Rabu, 17 Juni 2026.

"Kedua atlet (Luke dan Mitchell) diperlukan untuk mencapai target peringkat 50 besar FIFA. Saat ini kita berada di peringkat 118," kata Sumardji.

Menurutnya, target tersebut merupakan sasaran jangka panjang yang diproyeksikan dicapai dalam kurun waktu lebih dari lima tahun. Selain berupaya memperbaiki posisi Indonesia di peringkat dunia, PSSI juga menargetkan timnas mampu menembus jajaran 10 besar Asia.

Sumardji menambahkan bahwa federasi juga memiliki ambisi agar Indonesia dapat tampil secara konsisten di putaran final Piala Dunia dan Piala Asia pada masa mendatang.

Ia menjelaskan kehadiran Luke dan Mitchell diharapkan dapat memperkuat kedalaman skuad Garuda. Menurutnya, setiap posisi di dalam tim harus memiliki lebih dari satu pemain berkualitas agar persaingan dan kualitas tim tetap terjaga.

Selain memperkuat komposisi pemain, naturalisasi kedua pesepak bola tersebut juga diharapkan memberikan transfer pengetahuan dan pengalaman yang dapat membantu perkembangan sepak bola Indonesia, baik di level tim nasional maupun kompetisi profesional domestik.

Dalam perencanaan jangka pendek lima tahun ke depan, Luke dan Mitchell diproyeksikan menjadi bagian dari tim nasional Indonesia pada sejumlah agenda internasional. Keduanya dipersiapkan untuk menghadapi ASEAN Championship 2026, FIFA Series periode 2026–2031, serta Piala Asia AFC 2027 yang akan berlangsung di Arab Saudi.

Selain itu, mereka juga masuk dalam proyeksi skuad untuk ASEAN Championship 2028, Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2030, ASEAN Championship 2030, Piala Dunia FIFA 2030, hingga Piala Asia AFC 2031.

Mitchell Lee Baker saat ini bermain untuk tim Georgetown University yang berkompetisi di ajang NCAA di Amerika Serikat. Penyerang berusia 19 tahun tersebut memiliki darah Indonesia dari garis keturunan ibunya, Maureen Lee Baker. Kakeknya, Han Koen Lie, lahir di Yogyakarta, sementara neneknya, Li Nio The Lie, berasal dari Semarang, Jawa Tengah.

Sementara itu, Luke Anthony Vickery berposisi sebagai pemain sayap dan saat ini memperkuat Macarthur FC yang berlaga di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Australia. Pemain berusia 20 tahun itu memiliki garis keturunan Indonesia dari pihak ibunya, Cherie Claudine Vickery. Neneknya, Hetty Nanda, lahir di Medan, Sumatera Utara.

Dengan tambahan pemain keturunan yang memiliki pengalaman berkompetisi di luar negeri, PSSI berharap kualitas dan daya saing tim nasional Indonesia dapat terus meningkat untuk mencapai target yang telah ditetapkan dalam beberapa tahun mendatang.

(Sumber: Antara)

x|close