Ntvnews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan bahwa telah menyiapkan langkah preventif untuk menghadapi potensi dampak El Nino yang diprediksi berlangsung mulai pertengahan April hingga September berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisik (BMKG).
Menurutnya, ada dua isu utama yang menjadi perhatian selama periode El Nino, yaitu ketersediaan pangan dan kesehatan masyarakat. Pemerintah DKI memilih bergerak lebih cepat dengan menyiapkan langkah pencegahan sebelum dampak terjadi di lapangan.
"Kemarin kebetulan kita juga sudah rapat khusus untuk itu, antisipasi untuk menghadapi El Nino bagi Pemerintah DKI Jakarta kita akan apa ya, tindakan preventif lebih baik daripada kejadian di lapangan," ucap Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis, 16 April 2026.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati menjelaskan bahwa El Nino ekstrem dapat memicu kenaikan suhu udara secara signifikan, kekeringan, serta penurunan kualitas udara secara bersamaan. Kondisi ini berisiko memperburuk kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.
Baca Juga: Dinkes DKI Ingatkan Bahaya El Nino Ekstrem
Ani Ruspitawati di halaman Balai Kota DKI, Rabu, 8 April 2026. (Ntvnews.id/Adiansyah)
"Suhu yang tinggi tidak hanya meningkatkan risiko heatstroke dan dehidrasi, tetapi juga memperberat penyakit kronis seperti jantung dan paru," ucapnya dalam keterangan tertulis, Rabu, 15 April 2026.
Beberapa dampak kesehatan yang perlu diwaspadai antara lain:
1. Dehidrasi
Paparan suhu tinggi dalam waktu lama dapat menyebabkan tubuh kehilangan cairan lebih cepat. Risiko ini lebih besar bagi anak-anak, lansia, dan warga dengan kondisi kesehatan tertentu.
2. Gangguan Pernapasan
Musim kemarau panjang berpotensi meningkatkan polusi udara dan debu, sehingga memperparah penyakit seperti asma, batuk, dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
3. Penyakit Kulit
Udara panas dengan kelembapan rendah dapat membuat kulit kering, iritasi, bahkan sensitif terhadap paparan sinar matahari.
Agar tetap sehat saat El Nino melanda, masyarakat Jakarta disarankan melakukan langkah berikut:
- Perbanyak minum air putih agar tubuh tetap terhidrasi.
- Gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan untuk mengurangi paparan polusi.
- Hindari aktivitas luar ruangan saat cuaca sangat panas, terutama pukul 11.00–15.00 WIB.
- Gunakan pelindung seperti topi, payung, atau pakaian tertutup saat keluar rumah.
- Oleskan tabir surya dengan SPF tinggi untuk melindungi kulit dari sinar UV.
- Pantau informasi cuaca terbaru dari BMKG secara berkala.
Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)