Viral Penumpang Paksa Masuk KRL Penuh di Manggarai, Tarik Topi Petugas Saat Dicegah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Apr 2026, 10:27
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Ibu-ibu Maksa Masuk Gerbong KRL hingga Tarik Topi Petugas Ibu-ibu Maksa Masuk Gerbong KRL hingga Tarik Topi Petugas (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Aksi seorang penumpang perempuan yang memaksakan diri masuk ke dalam kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Manggarai memicu kericuhan hingga berujung tindakan agresif terhadap petugas keamanan. Peristiwa yang terjadi pada Selasa (7/4/2026) pagi itu menjadi sorotan setelah videonya tersebar luas di media sosial.

Dalam rekaman yang beredar, suasana peron tampak sangat padat pada jam sibuk. Sebuah KRL yang sudah penuh penumpang bersiap melanjutkan perjalanan, dengan pintu otomatis yang hendak ditutup. Di tengah kondisi tersebut, seorang perempuan berkacamata, mengenakan masker dan arloji hitam, justru berusaha memaksakan diri untuk masuk ke dalam gerbong.

Petugas pengamanan KAI Commuter yang berjaga langsung bertindak untuk mencegahnya. Dengan suara tegas, petugas berupaya menghentikan tindakan tersebut sambil menahan tangan dan bahu penumpang itu.

Baca Juga: Tak Kenal Menyerah, Ibu Anastasya Buktikan Setiap Perjuangan Layak Ditemani

"Ibu turun, ibu turuun," ujar petugas.

"Jaga keamanan ibu, keamanan," lanjutnya.

Upaya penertiban tidak hanya dilakukan oleh petugas. Seorang penumpang lain yang berada di peron turut membantu menahan perempuan tersebut agar tidak terus memaksakan diri masuk ke dalam kereta yang sudah sesak.

Namun, respons yang muncul justru di luar dugaan. Diduga kesal karena dicegah, perempuan itu malah melakukan tindakan agresif dengan memegang kepala petugas, lalu menarik topi yang dikenakan hingga terlepas.

Petugas keamanan tidak membalas tindakan tersebut. Ia tetap tenang dan hanya mengenakan kembali topinya tanpa melakukan perlawanan. Sikap ini justru memicu reaksi dari penumpang lain yang menyaksikan kejadian tersebut.

Sejumlah penumpang perempuan yang berada di lokasi langsung menegur pelaku. Mereka menilai tindakan memaksakan diri masuk ke dalam KRL yang sudah penuh sebagai sikap egois, sekaligus mengingatkan pentingnya mematuhi aturan sebagai pengguna transportasi umum.

Baca Juga: Polwan Laporkan Anggota Polisi di Jateng Gegara Rekam Video saat di Kamar Mandi

Pihak KAI Commuter melalui Public Relations Manager, Leza Arlan, mengonfirmasi kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB di peron 1–2 Stasiun Manggarai. Ia menyampaikan penyesalan atas insiden yang terjadi.

"KAI Commuter sangat menyayangkan atas kejadian tersebut," ujarnya.

“Keselamatan dan kenyamanan seluruh pengguna jasa Commuter Line merupakan prioritas utama kami," lanjutnya.

Menurut penjelasan resmi, insiden bermula saat petugas mendapati seorang pengguna mencoba masuk ke dalam Kereta Khusus Wanita (KKW) ketika pintu sudah akan ditutup. Tindakan tersebut membuat pintu tidak dapat tertutup sempurna dan berpotensi mengganggu operasional perjalanan.

"Dan bisa berdampak pada keterlambatan keberangkatan Commuter Line,” kata Leza.

Meski imbauan telah diberikan agar tidak memaksakan diri masuk, penumpang tersebut tetap bersikeras. Demi menjaga keselamatan serta kelancaran perjalanan, petugas akhirnya mengambil tindakan tegas.

“Untuk menjaga keselamatan dan kelancaran operasional perjalanan commuter line, petugas mengambil tindakan tegas," ungkapnya.

"Dengan menarik pengguna tersebut keluar dari kereta, dibantu oleh penumpang lainnya”, lanjut Leza.

KAI Commuter kembali mengingatkan seluruh pengguna untuk tidak memaksakan diri naik ke dalam kereta yang sudah penuh, terutama saat pintu akan ditutup, demi keselamatan bersama dan kelancaran perjalanan.

x|close