3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon Tiba di Indonesia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Apr 2026, 18:20
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Editor
Bagikan
3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon Tiba di Indonesia 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon Tiba di Indonesia (YouTube Sekretariat Presiden)

Ntvnews.id, Jakarta - Tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon tiba di Tanah Air. Jenazah mereka mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Sabtu, 4 April 2026 sore.

Kedatangan para pahlawan bangsa ini bakal disambut dengan upacara kenegaraan di Terminal 3 VVIP, lengkap dengan pengamanan ketat dari aparat gabungan.

Sebanyak 90 personel gabungan dari TNI, Polri, dan Avsec dikerahkan untuk mengamankan proses kedatangan jenazah. Kepala Polresta Bandara Soetta, Wisnu Wardana menyebut pengamanan difokuskan pada jalur kedatangan hingga proses evakuasi.

Baca Juga: 3 Prajurit TNI Terluka Akibat Ledakan Fasilitas PBB di Lebanon

Setibanya di bandara, jenazah langsung diturunkan dari pesawat dan dibawa menggunakan ambulans untuk proses selanjutnya.

"Dari Polresta Bandara mempersiapkan 90 personel gabungan untuk pengamanan kedatangan tiga jenazah TNI dari Lebanon," ucapnya kepada wartawan.

Sebelumnya, ketiga prajurit tersebut gugur akibat serangan artileri di wilayah Lebanon selatan, tepatnya di sekitar Adchit Al Qusayr, pada 29 Maret 2026.

Mereka merupakan bagian dari misi perdamaian dunia yang tergabung dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Baca Juga: Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon Segera Dipulangkan ke Indonesia

Adapun ketiga prajurit yang gugur adalah Zulmi Aditya Iskandar, Muhammad Nur Ichwan, dan Farizal Rhomadon.

Sebelum dipulangkan ke Indonesia, ketiganya telah mendapatkan penghormatan terakhir dalam upacara militer yang digelar di Beirut. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Misi UNIFIL, Mayor Jenderal Diodato Abagnara.

Kegiatan itu turut dihadiri perwakilan pemerintah Indonesia, pejabat PBB, serta unsur militer Lebanon dan kontingen internasional.

x|close