Ntvnews.id, Jakarta - Timnas Irak siap tampil matian-matian ketika menghadapi Bolivia pada pertandingan final play-off interkonfederasi Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Monterrey, Monterrey, Selasa waktu setempat.
Dikutip dari laman resmi AFC, Selasa, pelatih Timnas Irak Graham Arnold menegaskan jika anak-anak asuhnya sudah siap meladeni permainan Bolivia.
"Saya bisa pastikan bahwa kami tidak akan pergi ke sana hanya untuk menghindari kekalahan. Saat kami berada di lapangan, kami akan mengerahkan seluruh kemampuan kami selama 95 atau 120 menit, atau berapa pun lamanya, untuk memenangkan pertandingan itu," tegas Arnold.
Pelatih berkebangsaan Australia tersebut melanjutkan jika Singa Mesopotamia memiliki ambisi untuk kembali berlaga di putaran final Piala Dunia setelah terakhir kali mereka lakukan pada edisi 1986.
Irak berhasil mencapai final play-off interkonfederasi Kualifikasi Piala Dunia 2026 setelah melalui perjalanan panjang di level konfederasi (AFC).
Aymen Hussein serta kolega berhasil melalui berbagai putaran dan terakhir mampu mengalahkan Timnas Uni Emirat Arab di putaran keempat dengan agregat 3-2.
"Yang terpenting adalah kita harus mempersiapkan diri dengan baik. Kita harus memastikan persiapan kita tepat dan para pemain dalam kondisi prima dan siap. Kemudian, barulah kita berjuang," pungkasnya.
Pada pertandingan menghadapi Bolivia, Irak diwajibkan untuk mengemas kemenangan atas wakil Conembol (Amerika Selatan) tersebut untuk bisa lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
Seandainya pertandingan berakhir imbang dalam waktu normal, maka pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan atau bahkan adu tendangan penalti untuk mencari pemenang yang lolos ke Piala Dunia 2026.
ANTARA
Penjaga gawang Timnas Indonesia Maarten Paes (kanan) mendahului meninju bola sebelum disundul pesepak bola Irak Munaf Younus (kiri) dalam putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, Arab Saudi, (Antara)