Kemenhaj Pastikan Negara Lindungi Jamaah Umrah yang Tertahan di Arab Saudi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Mar 2026, 20:15
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kanwil Kemenhaj Sumbar M. Rifki saat diwawancarai di Kota Padang, Senin, 2 Maret 2026. ANTARA/Muhammad Zulfikar. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kanwil Kemenhaj Sumbar M. Rifki saat diwawancarai di Kota Padang, Senin, 2 Maret 2026. ANTARA/Muhammad Zulfikar. (Antara)

Ntvnews.id, Kota Padang - Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah

 (Kemenhaj) Sumatera Barat menegaskan pemerintah menjamin perlindungan bagi jamaah umrah yang saat ini masih tertahan atau mengalami kendala untuk kembali ke Tanah Air akibat meningkatnya eskalasi perang di kawasan Timur Tengah.

"Ya yang jelas negara hadir, Kementerian Haji dan Umrah punya kantor di Arab Saudi namanya Kantor Urusan Haji," kata Pelaksana Tugas Kemenhaj Sumbar M. Rifki di Kota Padang, Senin, 2 Maret 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Rifki merespons situasi sekitar 2.500 hingga 3.000 jamaah umrah asal Ranah Minang yang masih berada di Arab Saudi dalam beberapa hari terakhir menyusul konflik di kawasan Timur Tengah.

Ia memastikan, selain Kantor Urusan Haji, Pemerintah Indonesia juga memiliki perwakilan Konsulat Jenderal di Arab Saudi yang bertugas memberikan perlindungan kepada warga negara Indonesia, termasuk jamaah umrah.

Baca Juga: 400 Lebih Jemaah Umroh Asal Lampung Tertahan di Saudi, Kemenhaj Buka Suara

"Jadi ketika ada jamaah umrah yang mungkin terkendala pulang, itu nanti ditangani oleh Kementerian Haji dan Umrah di Arab Saudi melalui Kantor Urusan Haji," kata dia.

Rifki juga membenarkan bahwa setelah pecahnya perang antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) bersama sekutunya Israel, masih terdapat 136 calon jamaah umrah asal Sumbar yang berangkat ke Arab Saudi pada Minggu, 1 Maret 2026.

Namun demikian, guna mengantisipasi risiko keamanan, pemerintah melalui Kemenhaj RI dan Kemenhaj Sumbar telah mengimbau biro perjalanan dan calon jamaah untuk menunda keberangkatan ke Tanah Suci sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Terkait ribuan jamaah yang masih berada di Arab Saudi, Rifki menyebut mereka dijadwalkan kembali dan tiba di Bandara Internasional Minangkabau, Kabupaten Padang Pariaman, pada Kamis, 5 Maret 2026.

Baca Juga: Situasi Timur Tengah Memanas, Kemenhaj Minta Jamaah Umrah Tunda Keberangkatan Ke Tanah Suci

(Sumber: Antara) 

x|close