Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa almarhum meninggalkan jejak keteladanan bagi bangsa.
"Beliau telah memberikan teladan kepada seluruh bangsa Indonesia bagaimana mencintai negara kita," ujar Prasetyo di Jakarta, Senin, 2 Maret 2026.
Menurut Prasetyo, semasa hidupnya Try Sutrisno konsisten menekankan pentingnya menjaga Undang-Undang Dasar 1945 dan Pancasila. Ia juga kerap mengajak generasi muda untuk tetap bersatu dalam mengisi kemerdekaan di tengah beragam tantangan zaman. Pesan tersebut, lanjutnya, menjadi pengingat agar seluruh elemen bangsa tetap berpijak pada prinsip-prinsip kebangsaan.
Prasetyo menuturkan Indonesia kehilangan salah satu putra terbaik yang mendedikasikan hidupnya untuk bangsa dan negara. Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendoakan almarhum.
"Mohon doa kepada dari seluruh rakyat Indonesia supaya bismillahirrahmanirrahim insyaallah beliau husnul khotimah, diterima semua amal perbuatannya, diampuni segala dosa-dosanya, dan kepada keluarga yang ditinggalkan selalu diberikan kekuatan dan ketabahan," kata Prasetyo.
Terkait prosesi pemakaman, Prasetyo menyampaikan bahwa jenazah akan diberangkatkan dari Masjid Sunda Kelapamenuju Taman Makam Pahlawan Kalibata
"Insyaallah (dipimpin Prabowo). Mohon doanya," ucapnya.
Prasetyo menambahkan bahwa pemerintah telah berkoordinasi dengan pihak RSPAD Gatot Soebroto untuk memastikan penanganan terbaik sejak almarhum dirawat hingga dinyatakan wafat.
Sebagaimana diketahui, Try Sutrisno yang menjabat sebagai Wakil Presiden ke-6 pada masa pemerintahan Presiden ke-2 RI, Soeharto, meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSPAD Jakarta pada Senin pagi dalam usia 90 tahun.
Pada tahun-tahun terakhir kehidupannya, almarhum masih aktif berkontribusi dalam kegiatan kebangsaan. Ia tercatat sebagai Wakil Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) untuk periode 2022–2027.
Tak hanya itu, Try Sutrisno juga kerap menghadiri berbagai agenda kenegaraan, seperti Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Merdeka setiap 17 Agustus, Sidang Tahunan MPR, serta peringatan Hari Ulang Tahun TNI setiap 5 Oktober.
(Sumber: Antara)
Jenazah Try Sutrisno di masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat. (Antara)