Antam: Seluruh Pekerja Selamat Usai Muncul Asap di Tambang Pongkor

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Jan 2026, 21:35
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Penulis & Editor
Bagikan
General Manager PT Antam Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor Nilus Rahmat. General Manager PT Antam Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor Nilus Rahmat. (Antara)

Ntvnews.id, Bogor - PT Aneka Tambang (Antam) memastikan seluruh pekerjanya berada dalam kondisi aman setelah terdeteksi kemunculan asap dengan kandungan gas beracun di area tambang emas Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Selasa dini hari, 13 Januari 2026.

General Manajer PT Antam Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor Nilus Rahmat menjelaskan, asap terdeteksi sekitar pukul 00.30 WIB di salah satu area kerja bawah tanah pada level 700. Asap tersebut diduga berasal dari kayu penyangga yang terbakar.

“Pada saat kejadian terjadi peningkatan konsentrasi gas karbon monoksida atau CO hingga mencapai 1.200 ppm, jauh di atas ambang batas aman 25 ppm, sehingga kami langsung melakukan evakuasi seluruh pekerja dari area terdampak,” ujar Nilus bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat saat memberikan keterangan di Koramil Nanggung, Rabu, 14 Januari 2026.

Ia menegaskan tidak ada karyawan Antam yang menjadi korban maupun terjebak di dalam area tambang, sebagaimana informasi yang sempat beredar di media sosial. “Seluruh karyawan Antam berada dalam kondisi aman dan aktivitas operasional perusahaan tetap dalam kondisi terkendali,” katanya.

Nilus juga membantah kabar adanya ledakan serta klaim ratusan orang terjebak di dalam lubang tambang. Menurut dia, informasi mengenai 700 korban muncul akibat kesalahpahaman istilah teknis di pertambangan.

“Yang dimaksud itu adalah portal Level 700, bukan 700 orang. Jadi, informasi tersebut keliru,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penanganan kejadian dilakukan sesuai prosedur keselamatan dengan menghentikan sementara aktivitas di area terdampak, mengatur sistem ventilasi, serta mengisolasi lokasi kerja hingga kadar gas kembali berada di bawah ambang batas aman. Hingga Rabu sore, kadar gas CO di dalam tambang terus menurun. Namun, tim belum dapat memastikan titik sumber asap karena masih menunggu kondisi benar-benar aman untuk kembali masuk ke area tersebut.

Bupati Bogor Rudy Susmanto turut memastikan tidak ada korban dari pihak karyawan PT Antam dalam peristiwa itu. Ia mengatakan pemerintah daerah segera turun ke lapangan untuk mengecek langsung informasi yang sempat menimbulkan keresahan di masyarakat.

“Kami datang langsung ke Kecamatan Nanggung dan menggelar rapat bersama Antam, Kapolres, dan Dandim. Dari hasil verifikasi dipastikan tidak ada satu pun karyawan Antam yang menjadi korban,” kata Rudy.

Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menegaskan tidak terjadi ledakan di area pertambangan emas Pongkor. Ia menjelaskan kejadian yang terjadi hanyalah kemunculan asap di salah satu level tambang dan langsung ditangani oleh pihak Antam.

“Yang terjadi adalah asap di salah satu level pertambangan. Tidak ada ledakan dan tidak ada pekerja Antam yang menjadi korban,” ujar Wikha.

Ia menambahkan, hingga saat ini tim masih menunggu kondisi kadar gas benar-benar aman agar dapat masuk ke lokasi untuk memastikan sumber munculnya asap tersebut.

(Sumber: Antara)

x|close