Pramono Saksikan Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak di Rasuna Said

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Jan 2026, 11:15
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Pramono Anung Saksikan Pembongkaran Tiang Monorel di Rasuna Said Pramono Anung Saksikan Pembongkaran Tiang Monorel di Rasuna Said (NTVNews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meninjau langsung sekaligus menyaksikan proses pemotongan tiang monorel mangkrak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu, 14 Januari 2026.

Pembongkaran ini menjadi langkah awal penataan kawasan Rasuna Said yang telah lama terganggu oleh proyek monorel terbengkalai selama lebih dari dua dekade.

Pramono didampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno serta mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso (Bang Yos). Hadir dari unsur penegak hukum, yakni perwakilan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sebagai bentuk pengawasan dan dukungan penuh terhadap proses penataan.

"Saya hari ini bersama dengan Bang Yos, Bapak Sutiyoso, dengan Kajati Bapak Wakajati, dan juga dari KPK Bapak Tiar, melakukan penataan jalan Rasuna Said yang dimulai dengan memotong tiang monorel yang sudah 21 menginjak 22 tahun," kata Pramono.

Pramono Anung <b>(NTVNews.id/Adiansyah)</b> Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)

Baca Juga: Penumpang Tunanetra Jatuh di Got, Pramono Bakal Tegur Direksi dan Manajemen TransJakarta

Ia menegaskan, pembongkaran ini melalui proses panjang dan dilakukan secara hati-hati agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari. Karena itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara khusus melibatkan Kejati DKI Jakarta dan KPK sejak awal perencanaan.

Terkait anggaran, Pramono meluruskan informasi yang beredar di masyarakat. Biaya pemotongan tiang monorel hanya sekitar Rp254 juta, sedangkan anggaran penataan kawasan secara menyeluruh diperkirakan mencapai Rp102 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan jalan, saluran air, taman kota, hingga jalur pedestrian yang ramah pejalan kaki.

"Sehingga sekaligus saya ingin meluruskan bahwa yang 100 miliar itu bukan motongnya, motongnya hanya 254 juta rupiah," terang politisi PDI Perjuangan tersebut.

Tercatat terdapat 109 tiang monorel sepanjang Jalan HR Rasuna Said yang seluruhnya akan ditata dan dibongkar secara bertahap. Pramono optimistis, penataan ini akan membuat kawasan Rasuna Said semakin tertib, nyaman, dan diharapkan mampu mengurangi kemacetan lalu lintas.

Pembongkaran tiang monorel mangkrak di Rasuna Said Jaksel <b>(NTVNews.id/Adiansyah)</b> Pembongkaran tiang monorel mangkrak di Rasuna Said Jaksel (NTVNews.id/Adiansyah)

Dalam kesempatan tersebut, Pramono juga menyampaikan apresiasi kepada Sutiyoso. Ia menegaskan bahwa proyek monorel tersebut dipancang pada era kepemimpinan Bang Yos, namun tidak dapat dilanjutkan akibat pergantian kebijakan dan berakhirnya masa jabatan.

"Terus terang pemancangan ini di era Bang Yos tetapi beliau sangat terganggu tidak terselesaikannya kegiatan ini. Bukan Bang Yos tidak mau menyelesaikan, karena memang Bang Yos sudah berakhir tugasnya tidak dilanjutkan, berganti kebijakan," ungkap Pramono.

Dengan dimulainya pembongkaran tiang monorel ini, Pramono berharap Jakarta semakin menunjukkan komitmennya dalam menata diri dan memperbaiki fasilitas publik demi wajah ibu kota yang lebih modern, tertib, dan manusiawi.

"Kemudian saya karena ini sudah idle dengan support dari Kajati dan KPK kita selesaikan dan hari ini mudah-mudahan ini menjadi penanda bahwa Jakarta memang sedang menata diri untuk memperbaiki fasilitas publik yang dimiliki oleh Jakarta," tutup Pramono Anung.

x|close