Ntvnews.id, Jakarta - Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak pagi hari kembali memicu genangan hingga banjir di sejumlah wilayah Ibu Kota. Kondisi ini dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi dan berlangsung cukup lama, terutama di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Pusat.
Sejumlah ruas jalan dilaporkan tergenang, sementara beberapa kawasan permukiman mulai terdampak luapan air. Situasi diperparah dengan naiknya status Pintu Air Pasar Ikan di Jakarta Utara ke level Siaga 2, menandakan meningkatnya debit air yang berpotensi meluas ke wilayah pesisir.
Seiring peringatan cuaca ekstrem dari BMKG yang menyebut hujan masih berpotensi berlanjut, warga pun diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan banjir susulan di berbagai titik Jakarta. Nah berikut adalah data genangan banjir DKI Jakarta yang bersumber dari BPBD.
Baca Juga: Ini Titik Banjir Jakarta yang Terus Meluas, Jaksel hingga Jakut Tergenang
Jakarta Selatan
Kelurahan Duren Tiga
- Jumlah: 1 RT
- Ketinggian air: ±40 cm
- Penyebab: Curah hujan tinggi
Kelurahan Pasar Minggu
- Jumlah: 3 RT
- Ketinggian air: 40–95 cm
- Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut
Jakarta Utara
Kelurahan Tanjung Priok
- Jumlah: 2 RT
- Ketinggian air: ±20 cm
- Penyebab: Curah hujan tinggi
Ruas Jalan Tergenang
- Jalan Anggrek, Kelurahan Rawa Badak Utara
- Jalan Walang Baru VII A, Kelurahan Tugu Utara
- Jalan Rorotan 10, depan Masjid Tanwirul Ikhsan, Kelurahan Rorotan
- Jalan Taman Stasiun, Kelurahan Tanjung Priok
Baca Juga: Pintu Air Pasar Ikan Siaga 2, Hujan Sejak Pagi Picu Kenaikan Muka Air di Jakarta Utara
Menindaklanjuti kondisi tersebut, BPBD DKI Jakarta langsung mengerahkan personel ke lapangan untuk memantau perkembangan genangan. Penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan.
Petugas fokus melakukan penyedotan air, memastikan saluran dan tali-tali air berfungsi optimal, serta berkoordinasi dengan lurah dan camat setempat. Selain itu, BPBD juga menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga terdampak, dengan target genangan dapat surut dalam waktu cepat.
BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan lanjutan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan. Warga yang menghadapi situasi darurat diminta segera menghubungi layanan darurat 112, yang beroperasi 24 jam dan bebas pulsa.
Ilustrasi Banjir. (Dok.Antara)