Ntvnews.id, Jakarta - Kabupaten Aceh Tengah kini berada dalam kondisi lumpuh setelah banjir bandang dan longsor memutus seluruh akses keluar-masuk wilayah tersebut.
Pemerintah daerah menyatakan kewalahan menghadapi dampak bencana yang terus meluas.
Bupati Aceh Tengah Haili Yoga mengeluarkan surat pernyataan resmi bernomor 360/3654 BPBD/2025 yang menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak mampu lagi menangani situasi darurat ini.
"engingat kondisi dampak bencana ini, kami selaku Bupati Aceh Tengah menyatakan ketidakmampuan dalam melaksanakan upaya penanganan darurat bencana sebagaimana mestinya,” tulis Haili Yoga dalam pernyataannya dikutip, Minggu 30 November 2025.
Baca juga: Bantuan Obat-obatan dari Malaysia Tiba di Aceh
Baca juga: Ini Alasan BNPB Belum Tetapkan Bencana Nasional dalam Banjir Sumatera
Surat tersebut menjadi dasar permohonan bantuan kepada pemerintah provinsi dan pusat.
Dalam dokumen yang diterbitkan pada 27 November 2025 itu, Bupati menjelaskan bahwa bencana hidrometeorologi yang terjadi sejak 26 November 2025 telah menyebabkan 15 warga meninggal dunia.
Selain itu, 3.123 keluarga mengungsi, dan jumlah pengungsi diperkirakan terus meningkat akibat banjir luapan, banjir bandang, serta longsor yang masih berlangsung.
Bencana banjir merobohkan rumah warga di Aceh. (Foto: Puspen TNI)