Prabowo: Orang Kalimantan Tak Mungkin Rela Hutannya Dibakar

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Okt 2026, 05:18
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Prabowo Subianto Prabowo Subianto (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meyakini masyarakat lokal di Kalimantan tidak mungkin merelakan hutan mereka hangus terbakar, mengingat keberlangsungan hidup dan masa depan keluarga sangat bergantung pada kelestarian alam setempat.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Negara saat berpidato dalam Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis, 22 Oktober 2026.

“Saya yakin tidak mungkin ada orang Kalimantan yang kehidupannya bergantung pada tanah dan hutan di sana rela hutannya terbakar. Tidak mungkin. Karena mereka yang menderita, anak-anak mereka yang menderita," kata Prabowo.

Sebagai langkah perlindungan bagi masyarakat, Prabowo menegaskan pemerintah tidak akan segan mencabut izin konsesi perusahaan yang terbukti membakar lahan.

Lahan dari perusahaan yang dicabut izinnya tersebut nantinya akan dialihkan pemanfaatannya kepada masyarakat setempat.

Baca Juga: Tegaskan Kesejahteraan Rakyat, Prabowo: Tidak Boleh Hanya Jadi Kata-kata Slogan

Prabowo membeberkan, hasil penelusuran pemerintah menunjukkan adanya korporasi—termasuk perusahaan asing—yang berulang kali melanggar aturan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebanyak tiga hingga empat kali, bahkan ada yang tercatat melanggar hingga 19 kali.

Menyikapi pelanggaran berulang tersebut, Presiden menegaskan komitmennya untuk menindak tegas korporasi perusak lingkungan tanpa pandang bulu.

“Ini sangat membandel, lalu mengapa kita takut? Takut kepada siapa? Siapa pun yang melanggar, cabut saja izinnya. Saya tidak ragu-ragu. Cabut saja,” tegas Prabowo.

Terkait sorotan maupun ejekan dari sejumlah negara asing mengenai kabut asap lintas batas, Prabowo memastikan Indonesia tetap bertanggung jawab dengan memprioritaskan pemadaman dan penegakan hukum di lapangan.

“Tetapi kita santai saja, tenang, bertanggung jawab. Kita sudah mengerahkan cukup banyak personel TNI, Polri, dan pemerintah daerah. Mereka bekerja sangat keras,” ujar Prabowo.

x|close