Ntvnews.id, Jakarta - Kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Jalan Kertajaya IV, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (13/10/2026) siang. Peristiwa tersebut mengakibatkan sekitar 150 rumah terdampak, dua orang meninggal dunia, dan seorang petugas pemadam kebakaran mengalami luka-luka.
Kebakaran yang terjadi di kawasan permukiman padat itu diduga dipicu oleh korsleting listrik. Api yang melanda area tersebut berdampak pada banyak rumah warga dan menimbulkan korban jiwa.
Selain menimbulkan kerusakan pada permukiman, insiden ini juga menyebabkan seorang petugas pemadam kebakaran terluka setelah tertimpa tembok saat menjalankan tugas pemadaman.
Petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kejadian tersebut dan melakukan upaya pengendalian api agar tidak semakin meluas ke bangunan lain di sekitarnya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi lebih lanjut mengenai identitas para korban, nilai kerugian material, maupun jumlah warga yang harus mengungsi akibat kebakaran tersebut. Dugaan korsleting listrik sebagai penyebab kebakaran juga masih memerlukan kepastian dari hasil pemeriksaan pihak berwenang.
Informasi diunggah akun jakut info.
View this post on Instagram
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran akibat gangguan instalasi listrik, terutama di kawasan permukiman padat penduduk.
Masyarakat diimbau untuk memeriksa kondisi kabel dan instalasi listrik secara berkala, menghindari penggunaan stopkontak secara berlebihan, serta segera memutus aliran listrik apabila ditemukan tanda-tanda berbahaya, seperti percikan api atau bau kabel terbakar.
Pemeriksaan instalasi listrik dan penggunaan peralatan sesuai standar menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko kebakaran di lingkungan tempat tinggal.
Baca Juga: Gudang Serbuk Kayu Kebakaran, 2 Rumah dan 1 Truk Hangus
Baca Juga: Kebakaran Hantam Rumah di Koja, Warga Berhamburan
Ilustrasi kebakaran. (Ist/Net) (A) (Antara)