Prabowo Dijadwalkan Resmikan Pagar Gajah Way Kambas Sepanjang 138 Kilometer

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Okt 2026, 05:38
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi- Gajah jinak yang ada di Pusat Pelatihan Gajah Taman Nasional Way Kambas Ilustrasi- Gajah jinak yang ada di Pusat Pelatihan Gajah Taman Nasional Way Kambas (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan pagar dan tanggul gajah sepanjang 138 kilometer di kawasan Taman Nasional Way Kambas, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung, pada akhir Oktober 2026.

Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, membenarkan rencana peresmian tersebut saat dikonfirmasi di Lampung Timur.

"Iya jadi, informasinya akhir bulan," kata Ela, dikutip dari Antara, Rabu, 14 Oktober 2026.

Pembangunan pagar dan tanggul gajah tersebut merupakan program Bantuan Presiden (Banpres) Prabowo Subianto yang ditujukan untuk mengatasi konflik antara manusia dan gajah yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Kehadiran infrastruktur penghalang tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat yang tinggal di desa-desa penyangga kawasan hutan Way Kambas. Warga berharap fasilitas itu dapat melindungi lahan pertanian mereka dari gangguan gajah liar.

Kepala Desa Braja Luhur, Supratikno, mengatakan masyarakat menyambut baik pembangunan tanggul gajah di wilayahnya.

"Masyarakat senang adanya tanggul gajah di desa kami" ujar Supratikno.

Ia menilai konstruksi tanggul yang dibangun telah memenuhi harapan warga dan berpotensi mencegah gajah memasuki area pertanian.

"Tinggi dan kemiringan tanggul sesuai yang diharapkan sehingga akan efektif mencegah gajah melewati tanggul," jelasnya.

Baca Juga: Prabowo Bakal Lantik Kepala BPGMN Pekan Depan, Ini Sosoknya

Sementara itu, Kepala Desa Braja Kencana, Heru Setiawan, menjelaskan pembangunan pagar gajah di desanya memiliki panjang total tiga kilometer. Dari jumlah tersebut, sekitar satu kilometer telah selesai dipasang seluruhnya.

Heru menyebut keberadaan pagar dan tanggul mulai memberikan dampak positif bagi masyarakat. Menurut dia, gajah liar tidak lagi memasuki lahan pertanian warga sejak fasilitas tersebut tersedia.

"Dampak positif adanya pagar gajah, dan tanggul gajah, di Desa Braja Kencana sudah tidak ada lagi gajah memasuki lahan pertanian masyarakat," tambahnya.

Selain membangun pagar dan tanggul, pemerintah juga menyediakan view deck atau menara pemantau gajah di sekitar kawasan hutan Way Kambas. Fasilitas ini memungkinkan warga memantau pergerakan gajah liar yang kerap muncul di tepi hutan.

Heru menilai menara pemantau tersebut juga berpotensi dikembangkan sebagai daya tarik wisata desa. Saat ini, kawasan di sekitar menara telah ramai dikunjungi masyarakat.

"Pagar Gajah, Tanggul Gajah, dan Menara Pengawas Gajah menjadi peluang wisata desa kami, yang akan kami kembangkan. Karena saat ini area di sekitar view deck gajah ramai dikunjungi warga," terangnya.

TERKINI

Load More
x|close