Pemuda Hilang di Sungai Bengawan Solo

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Jul 2026, 12:52
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi tenggelam Ilustrasi tenggelam (Pixabay/ Miller_Eszter)

Ntvnews.id, Jakarta - Dua pemuda hanyut kala berendam di Sungai Bengawan Solo di Dukuh Gawan, Desa Gawan, Kecamatan Tanon, Sragen, Minggu, 19 Juli 2026 siang. Satu orang berhasil diselamatkan warga, sementara satu korban lainnya hingga Minggu malam masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Korban bernama Irsad Rivai Musslih (19), warga Dukuh Gawan RT 12/04, Desa Gawan, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen. Irsad salah satu karyawan SPPG di Kabupaten Sragen.

Kepala Desa Gawan, Sutris, menjelaskan kejadian bermula saat korban bersama tiga orang temannya sedang berkumpul di pinggir sungai sekitar pukul 13.00 WIB. Lantaran cuaca yang terik, korban berinisiatif untuk turun ke sungai dan berendam.

"Korban ini pamit ke teman-temannya mau berendam karena hawanya panas. Salah satu temannya, Dista, sebenarnya tahu kalau korban tidak bisa berenang, jadi dia ikut turun untuk mendampingi," ujar Sutris, Senin, 20 Juli 2026.

Nahas, kala masuk ke dalam air, korban terpeleset dan langsung terseret oleh arus Sungai Bengawan Solo yang ketika itu tengah mengalir sangat deras. Dista sempat berusaha memegangi dan menolong korban, namun karena kuatnya arus, keduanya ikut hanyut hingga sejauh 200–250 meter ke arah hilir.

Di area hilir, ada saksi lain bernama Choki Putut Saputro (16) yang sedang bermain di tepi sungai dan melihat kepanikan keduanya. Choki sempat melemparkan bola plastik untuk membantu.

Dista berhasil meraih bantuan dan ditolong ke tepi sungai oleh Choki. Tapi lantaran korban sudah kehabisan tenaga dan mengalami fase tenggelam-tenggelam, korban akhirnya hilang tertelan arus sungai. Hingga kini pencarian korban masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.

 

x|close