KSP Dudung dan Kepala BGN Nanik S Deyang Gelar Pertemuan Tertutup

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Jun 2026, 13:45
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
KSP Dudung Terima Audiensi Pimpinan BGN, Bahas Evaluasi dan Tata Kelola Program MBG KSP Dudung Terima Audiensi Pimpinan BGN, Bahas Evaluasi dan Tata Kelola Program MBG (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Kepala Staf Presiden (KSP) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menerima kunjungan jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) di Gedung Bina Graha, Kantor Staf Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 10 Juni 2026.

Rombongan BGN yang hadir dalam audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang. Pertemuan itu juga dihadiri Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari serta Trenggono.

Jajaran pimpinan BGN tiba di Kantor Staf Presiden sekitar pukul 10.00 WIB dan langsung memasuki Gedung Bina Graha untuk mengikuti pertemuan dengan Dudung. Audiensi berlangsung secara tertutup tanpa keterangan resmi mengenai materi pembahasan yang dibicarakan.

Sebelumnya, Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang menegaskan komitmennya untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja lembaga yang dipimpinnya. Langkah tersebut akan dibarengi dengan upaya memperbaiki tata kelola pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: Saat Prabowo Dapat Kabar Ibu Melahirkan Meninggal Dalam Perjalanan ke RS

Menurut Nanik, salah satu fokus utama BGN saat ini adalah meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran dalam pelaksanaan program MBG. Upaya tersebut dilakukan agar program tetap berjalan optimal tanpa memberikan beban berlebihan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Kami konsen pada efisiensi anggaran, agar bisa tidak membebani anggaran negara pada saat ini. Tetapi dengan tidak mengubah target dari yang kita berikan gizi," kata Nanik dalam konferensi pers usai dilantik Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 8 Juni 2026.

Selain efisiensi anggaran, BGN juga berencana melakukan pembenahan terhadap tata kelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berfungsi sebagai dapur pelaksana program MBG. Evaluasi akan dilakukan untuk memastikan distribusi dan jumlah dapur yang ada telah sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat di berbagai daerah.

Nanik menjelaskan bahwa saat ini terdapat puluhan ribu dapur operasional yang telah terdaftar melalui mekanisme virtual account. Namun, pihaknya akan menghentikan sementara proses penambahan untuk melakukan penataan dan kajian lebih lanjut.

"Bila per-hari ini jumlahnya dapur operasional berdasarkan virtual account 27.877, nah kita hentikan dulu. Kita tata, apakah dapur ini sudah bisa melayani sebetulnya dengan penerima manfaat yang ada, atau sebetulnya malah kelebihan," ujar Nanik.

Melalui evaluasi tersebut, BGN berharap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan tetap menjaga kualitas layanan pemenuhan gizi bagi masyarakat sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah.

x|close