Prabowo: Sudah Bangun 44 RSUD dalam Dua Tahun, Target 350 Rumah Sakit Dimodernisasi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Jun 2026, 12:54
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Prabowo Subianto di Peresmian RSUD Lampung Prabowo Subianto di Peresmian RSUD Lampung (Istimewa)

Ntvnews.id, Lampung - Presiden Prabowo Subianto menyebut pembangunan infrastruktur kesehatan terus menunjukkan kemajuan signifikan. Pemerintah, kata dia, telah membangun puluhan rumah sakit daerah dalam dua tahun terakhir dan akan memperluas program tersebut ke seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya pada peresmian RSUD KH. Muhammad Thohir, Lampung, Rabu, 10 Juni 2026, Prabowo memaparkan capaian pembangunan rumah sakit yang telah dilakukan pemerintah.

"Saudara-saudara, kita sudah membangun 22 RSUD pada tahun 2025 dan 2026 ini kita bangun 22 lagi. Dan saya katakan bahwa kita akan membangun dan memodernisasi 350 rumah sakit dalam 3 tahun yang akan datang,” ujarnya.

Presiden menjelaskan bahwa pembangunan rumah sakit tidak hanya berfokus pada gedung baru, tetapi juga modernisasi fasilitas serta peningkatan kualitas layanan agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih baik.

Baca Juga: HUT ke-499 Jakarta, Pramono Gratiskan Transportasi Umum, Ancol, Ragunan, dan Museum

Ia mengungkapkan bahwa sebagian proyek yang telah direncanakan kini sudah selesai dan mulai beroperasi melayani masyarakat.

"Alhamdulillah 20 RS pertama sudah selesai dibangun dan sudah mulai melayani masyarakat,” kata Prabowo.

Meski demikian, Presiden mengingatkan pentingnya tata kelola rumah sakit yang profesional agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.

"Saya berpesan agar RS ini dikelola dengan baik, dijaga kebersihannya, dilaksanakan manajemen yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan kepada rakyat. Masyarakat harus merasakan manfaat nyata dari kehadiran RS ini,” tegasnya.

Menurut Prabowo, keberhasilan pembangunan rumah sakit tidak hanya diukur dari jumlah bangunan yang berdiri, tetapi juga dari kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat sehari-hari.

x|close