Prabowo Tunjuk Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN yang Baru

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Jun 2026, 21:16
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Penulis & Editor
Bagikan
Mensesneg Prasetyo Hadi mengumumkan pencopotan Kepala BGN Dadan Hindayana. Mensesneg Prasetyo Hadi mengumumkan pencopotan Kepala BGN Dadan Hindayana. (YouTube)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menunjuk dua pejabat baru untuk mengisi posisi Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dalam rangka perombakan kepemimpinan lembaga yang bertanggung jawab menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pengumuman tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa malam, 2 Juni 2026.

Dalam perombakan tersebut, Presiden Prabowo mengangkat Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN yang baru. Keduanya akan mendampingi Nanik S. Deyang yang ditunjuk sebagai Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana.

"Untuk selanjutnya, bapak presiden memutuskan untuk mengangkat saudari Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru kemudian saudari agustina arum sari sebagai Wakabadan BGN dan saudara Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional yang baru," kata Prasetyo.

Penunjukan keduanya dilakukan setelah Presiden Prabowo memberhentikan jajaran pimpinan sebelumnya, yakni Kepala BGN Dadan Hindayana serta dua Wakil Kepala BGN, Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya.

Menurut Prasetyo, keputusan pergantian pimpinan di BGN diambil setelah Presiden melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kinerja lembaga tersebut selama hampir satu setengah tahun terakhir. Evaluasi dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai masukan dari kementerian terkait, masyarakat, hingga penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis.

"Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Badan Gizi Nasional memiliki peran yang sangat strategis di dalam mendukung agenda pemerintah, di bidang peningkatan kualitas gizi masyarakat. Tugas ini tentu menuntut tata kelola yang kuat, koordinasi lintas sektor yang efektif serta kepemimpinan yang mampu memastikan seluruh program dapat berjalan tepat sasaran, tepat waktu, dan sesuai dengan prinsip-prinsip akuntabilitas," ujar Prasetyo.

Pemerintah berharap jajaran pimpinan baru BGN dapat segera melakukan konsolidasi internal serta memperkuat koordinasi dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah agar seluruh program dapat berjalan lebih efektif.

"Kepada 3 pimpinan BGN yang baru kami berharap untuk dapat segera melakukan konsolidasi internal, memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga dan tentu saja juga memperkuat koordinasi bersama Pemda baik Provinsi maupun Kab/Kota serta memastikan seluruh program BGN dapat tetap berjalan dengan sebaik baiknya," tutur Prasetyo.

Ia juga menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan tidak akan mengganggu pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang selama ini menjadi salah satu program prioritas pemerintah.

"Pemerintah sekali lagi menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan ini tidak akan mengganggu komitmen kita di dalam menjalankan program MBG yang dilaksanakan oleh BGN," kata Prasetyo.

Lebih lanjut, pemerintah berharap susunan pimpinan baru BGN mampu mempercepat pelaksanaan program prioritas, memperkuat tata kelola organisasi, serta menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

"Kita semua berharap kepemimpinan yang baru dapat mempercepat pelaksanaan program-program prioritas memperbaiki kinerja meningkatkan tata kelola organisasi serta menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat terutama dalam hal upaya peningkatan kualitas gizi kesehatan dan sumber daya manusia indonesia," ujarnya.

x|close